0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Pendatang Baru Bakal Padati Jakarta Utara

merdeka.com
Pemudik di Pelabuhan Tanjung Priok. ()

Timlo.net — Kepala Seksi (Kasie) Penertiban dan Kerjasama Kependudukan, Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Utara, Yudi Hermawan, mengungkapkan akibat arus mudik lebaran 2015, sekiranya hampir belasan ribu pendatang baru akan serbu Jakarta Utara. Perkiraan itu berdasarkan hasil pendataan dan monitoring jumlah pemudik dan pembalik yang melalui wilayah Provinsi DKI Jakarta, yang terhitung sejak 9 Juli 2015 (H-8) hingga 26 Juli 2015 (H+8).

Yudi menjelaskan, sampai saat ini jumlah pendatang baru arus mudik di Jakarta mengalami kenaikan sebesar 2,87 persen atau sebanyak 1.967 jiwa, yaitu tahun lalu sebesar 68.539 jiwa, sedangkan tahun ini 70.504 jiwa.

“Melalui data tersebut, kemungkinan di Jakarta Utara bakal didatangi pendatang baru sebanyak 17 persen dari total arus mudik balik, atau sekitar 11.985 jiwa,” kata Yudi di Kantor Sudindukcapil Jakut, Rabu (29/7).

Namun menurutnya, jumlah itu bisa terus berubah. Yudi menjelaskan, data lengkap pendataan pendatang baru khusus di Jakarta Utara baru rampung usai pendataan yang dilakukan oleh pihak RT RW dan Kelurahan di wilayah Jakarta Utara yang dilakukan sejak H+10 Lebaran atau Selasa 28 Agustus 2015 hingga H+16 atau Senin 3 Agustus 2015.

“Jadi begini, usai para RT RW bersama-sama mendata para pendatang baru tersebut, barulah kami rampungkan jumlahnya. Namun sampai saat ini, kami masih belum mendapat laporan apapun terkait total pendatang baru di Jakarta Utara,” ucapnya.

Usai rampungnya total penduduk tersebut, Yudi menjelaskan, selanjutnya pihaknya akan meneliti daerah mana yang memang ramai akan pendatang baru. Nantinya lokasi tersebut akan dilakukan operasi bina kependudukan.

“Kalau prediksi sementara secara sih Kecamatan Penjaringan – Kecamatan Cilincing menjadi lokasi favorit pendatang baru di Jakarta Utara. Ya karena lapangan pekerjaan jenis industri kan banyak di sana,” tuturnya.

Mengenai pendataan ini, berdasarkan adanya Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta nomor 116 Tahun 2015, tentang pengendalian arus mudik dan arus balik dalam rangka Idul Fitri 1436 Hijriah, dan operasi bina kependudukan, sehingga pihak RT RW se-DKI Jakarta diwajibkan mendata para pendatang baru.

[eko]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge