0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendaki Yang Dinyatakan Hilang Kebanyakan Warga Solo

timlo.net/achmad khalik

Guru SD Badran, Suharni menunjukkan foto Sasiati (11) saat ditemui di SD Badran, Laweyan, Solo.

Solo — Enam dari tujuh pendaki yang saat ini masih dalam pencarian oleh tim gabungan di Gunung Lawu merupakan warga Solo. Mereka dinyatakan hilang setelah sejak Selasa (28/7) kemarin belum segera turun dan dinyatakan hilang kontak. Ke-enam warga Solo tersebut yakni, Refi Rifeli (18), Gabriel (18), Rizal Ikhzain (18), Guruh Putra alias Puput (18), Sasiati (11) dan Abdul (9).

“Empat diantaranya merupakan siswa SMK Negeri 9 Solo, yakni Refi, Gabriel, Rizal dan Guruh,” kata Guru Pembimbing SMK Negeri 9 Solo, Winarsih saat ditemui wartawan, Rabu (29/7) siang.

Pihak sekolah mengakui, bahwa Refi (salah seorang siswa yang dinyatakan hilang kontak) memang suka mendaki gunung. Terkait tiga murid yang lain, pihak sekolah tidak berani berkomentar.

Sementara, Sasiati tercatat sebagai siswa kelas lima sekolah dasar (SD) Badran, Solo dan Abdul tercatat sebagai siswa kelas dua di SD Pucang Sawit, Jebres, Solo.

“Benar mas, Sasiati memang tercatat sebagai siswa disini (SD Badran-red),” kata Suharni, salah seorang guru di SD Badran, Solo.

Informasi yang dihimpun Timlo.net, antara Rafi Rifeli, Sasiati dan Abdul masih satu keluarga. Mereka bersama korban hilang yang lain mendaki ke Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Kandang sejak Sabtu (25/7). Namun, hingga Senin (27/7) mereka belum segera turun dan tidak dapat dihubungi. Ketujuh pendaki yang dinyatakan hilang adalah Refi Rifeli (18), Gabriel (18), Rizal Ikhzain (18), Guruh Putra alias Puput (18), Sasiati (11) Abdul (9) serta seorang pendaki warga Perum Subur Makmur Ngringo, Palur, Karanganyar bernama Maya Mega Pratiwi (18).

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge