0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Brimob Akan Dilatih TNI

dok.merdeka.com

Brimob

Timlo.net – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo merespon permintaan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti agar pasukan Brimob dilatih TNI. Meski belum disampaikan secara resmi, namun rencana tersebut nampaknya akan menjadi kenyataan.

Persetujuan itu disampaikan langsung oleh Gatot saat jumpa pers di Ruang Cendrawasih, Gedung Graha Tjendikia, Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Jalan Sultan Agung, Kota Semarang. Namun, dia meluruskan latihan yang diberikan bukan raider, melainkan survival.

“Disetujui untuk latihan survival dan latihan penjejakan di hutan, bukan raider,” tegas Panglima TNI di hadapan wartawan, Selasa (28/7).

Pernyataan Panglima soal persetujuannya segera direspon oleh TNI Angkatan Darat. Mereka segera mempersiapkan materi-materi untuk diberikan kepada pasukan Brimob.

“Prinsipnya kemarin kita dengar, kita tahu di media Panglima menyampaikan itu. Kami sudah siapkan, kami langsung respon dan kita siapkan itu untuk dilatih Kopassus. Tapi jawaban surat itu sendiri belum. Tapi yang jelas sudah siapkan kalau diizinkan dan hanya materi survival,” jelas Kadispenad Brigjen Wuryanto.

Mengenai lokasi latihan, Wuryanto mengatakan tempat bisa disesuaikan dengan hasil koordinasi antara kedua belah pihak. Pasukan Brimob dapat menggunakan fasilitas Pusdik Passus di Batujajar, Bandung, atau menggunakan fasilitas milik Polri.

“Jadi daerah latihan survival, di mana saja itu bisa. Karena kita yang akan melatih Kopassus. Bisa di daerah latihan Kopassus. Mungkin juga daerah latihannya Brimob dengan pelatihnya dari kopassus. Tergantung dari koordinasinya bagaimana,” ungkapnya.

TNI AD juga tidak akan memberikan materi-materi lain di luar survival. Lama waktu pelatihan yang diberikan akan berlangsung selama satu minggu, dan bisa lebih tergantung situasi yang dihadapi.

“Biasanya seminggu untuk satu materi,” tutupnya.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge