0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dr Samino: Banyak Lulusan PGSD Terkatung-Katung

Ketua Program Studi PGSD UMS, Dr Samino (dok.timlo.net/tyo eka)
Sukoharjo — Sekolah jenjang SD belakangan ini banyak yang kekurangan guru yang notebene lulusan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Padahal lulusan PGSD belakangan ini melimpah.

Ketua Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr Samino menyatakan, satu sisi di berbagai kota banyak kekurangan guru SD, tetapi di sisi lain lulusan PGSD di berbagai perguruan tinggi melimpah.

“Ironis memang,” ujar Samino saat bertemu Timlo.net, di kampus UMS, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Senin (27/7).

Samino mengatakan, kurangnya guru SD di berbagai kota/kabupaten, di antaranya memang guru SD memang masih kurang, juga lantaran banyak guru SD yang pensiun. Belum faktor lain.

Kondisi kurangnya guru SD itu, kata Samino, dalam hal ini sekolah negeri, belum sekolah swasta. Pemerintah kurang tanggap. Padahal itu telah terjadi lebih dari dua tahun belakangan ini. Sehinga pemerintah kurang serius mencermati hal itu.

“Pemerintah kurang bisa membaca situasi di lapangan,” ujarnya.

Akibatnya, kata Samino, belakangan ini banyak lulusan PGSD harus terkatung-katung menantikan serapan dari pemerintah. Akibat selanjutnya, program studi PGSD yang beberapa tahun lalu banyak diminati oleh calon mahasiswa karena lulusan PGSD memiliki peluang masa depan cerah, terutama dari pemerintah. Kini berubah sebaliknya, mulai kurang diminati calon mahasiswa.

“Sehingga ranking pendaftar program studi PGSD selalu berada di lima besar teratas peminatnya, kini mulai turun menjadi hanya 10 besar saja,” jelasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge