0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Pura Diobok-obok Maling, Genta Berlapis Emas Raib

dok.merdeka.com
Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Hanya berselang sehari, dua buah Pura di wilayah Kampial Kelurahan Benoa Kuta Selatan di Bali disantroni maling. Peristiwa ini diketahui saat pemangku setempat akan melakukan persembahyangan, Minggu (26/7).

Dua pura tersebut adalah Pura Dalem Kampial dan pura Penataran Kampial di kelurahan Benoa, Kuta Selatan. Data yang diterima di lokasi, peristiwa ini diketahui Minggu (26/7) pagi saat salah seorang warga akan melakukan bersih-bersih di Pura.

“Saya tahunya dari krama banjar (warga), saat saya masuk pura, ternyata benar ada beberapa gedong sudah terbuka dalam keadaan dirusak,” ungkap Jero Mangku Catur (58) seorang pemangku di Pura Dalem Kampial, Minggu (26/7) di Kuta Selatan.

Di pura Dalem Kampial ini, sejumlah benda yang disakralkan berhasil dibawa pencuri yang diduga diperkirakan pelakunya lebih dari 3 orang. Dilaporkan barang yang hilang di pura ini, salah satunya yang baru diketahui hanya berupa Genta yang terbuat dari kuningan berlapis emas.

Sementara itu, di Pura Penataran Kampial yang terletak di jalan Dharmawangsa tidak jauh jaraknya dengan pura Dalem. Juga kehilangan sebuah Genta yang terbuat dari Kuningan dan Emas. Selain Genta untuk sarana persembahyangan juga kehilangan sebuah Sangku terbuat dari kuningan.

Menurut Pemangku Jero Ketut Parwita, saat itu dirinya sedang akan melakukan persembahyangan. Namun saat akan mengambil Sangku, ternyata sudah tidak ada ditempatnya. Bahkan sebuah Genta yang biasa digunakan pemangku untuk sarana persembahyangan juga tidak ditemukan.

“Awal saya kira hanya lupa menaruhnya saja. Namun setelah melihat Gedong penyimpanan dalam keadaan rusak, baru yakin kalau ini ulah maling. Apalagi dapat kabar dari Mangku Pura Dalem, kalau juga kehilangan Genta. Pasti pelakunya sama ini,” aku Jero Ketut Parwita, pemangku Pura Penataran.

Hingga sore tadi, pihak Polsek Kuta Selatan dan Polresta Denpasar masih melakukan penyisiran hingga mengerahkan anjing pelacak mencari jejak pelaku. Dengan adanya kasus ini, menunjukkan kembali kasus pencurian barang-barang sakral di Pura setelah terakhir di Pura Desa dan Puseh Desa Kelan Tuban, empat tahun lalu.

[tyo]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge