0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kecelakaan Mudik Lebaran Turun Hingga 30 Persen

timlo.net/achmad khalik

Seorang anggota Satlantas Polresta Solo membagikan peta mudik lebaran 2015 sekaligus melakukan himbauan terkait keselamatan mudik lebaran.

Solo — Angka kecelakaan selama digelar Operasi Ketupat Candi (OKC) 2015 di Kota Solo menurun sekitar 30 persen. Hal ini, disebabkan makin tertatanya sistem lalu lintas serta didukung kerjasama yang baik antar pihak-pihak terkait.

“Berdasarkan data yang kami miliki, dibandingkan tahun 2014 angka kecelakaan selama OKC 2015 mencapai 10 kali dengan korban tewas satu orang dan sisanya luka ringan. Sedangkan, dua tahun sebelumnya yakni 2013 dan 2014 angka kecelakaan mencapai 15 kali dengan korban tewas antara satu hingga empat orang pemudik,” terang Kasat Lantas Polresta Solo, Kompol Indra Waspada diwakili Kanit Laka Satlantas Polresta Solo, AKP Nunung Farmadi saat dihubungi Timlo.net, Minggu (26/7) siang.

Disinggung satu korban tewas dalam OKC 2015 tersebut, Nunung mengaku kejadian berada dikawasan Supermarket Superindo di Jalan Adi Sucipto Solo. Meski begitu, korban masih sempat mendapat pertolongan, hingga dibawa ke rumah sakit. Namun sayang, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Hingga, menambah daftar panjang korban meninggal saat digelarnya OKC 2015.

“Tentunya kami sangat prihatin, meski telah bekerja maksimal namun tetap belum mampu menghilangkan zero accident yang terjadi saat OKC digelar. Untuk menghindari kecelakaan hingga berakibat hilangnya nyawa, kami menghimbau supaya masyarakat tertib dan patuh terhadap aturan saat berkendara di jalan raya,” jelas Nunung.

Berdasarkan pantauan Timlo.net, sejak diberlakukannya OKC 2015 mulai Jumat (10/7) hingga Minggu (26/7) hari ini, arus lalu lintas di Kota Solo meningkat tajam. Hal ini, disebabkan Kota Solo sebagai salah satu kota perlintasan serta destinasi wisata yang menjadi tujuan para pemudik. Sehingga jalanan di Kota Solo dipadati oleh pengendara dengan menggunakan kendaraan plat luar kota.

“Kota Solo tak hanya menjadi perlintasan semata, melainkan telah menjadi magnet bagi para pemudik yang melintasinya,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Sudrajat baru-baru ini.

 

 

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge