0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Awas, Pendaki Merapi Jangan Buat Api Unggun

foto: Nanin

Gunung Merapi

Boyolali – Pendaki yang hendak melakukan pendakian ke Gunung Merapi dihimbau untuk tidak membuat api unggun di Pos 1 dan 2. Sebab dikhawatirkan bisa memicu kebakaran di puncak.

“Kondisi di Puncak Merapi berangin, sangat riskan bila membuat api unggun apalagi di sana banyak pepohonan,” kata Koordinator SAR Barameru, Selo, Samsuri, Sabtu (25/7).

Dijelaskan, di Pos 1 dan 2, banyak terdapat vegetasi dan pepohonan yang mudah terbakar. Pihaknya sudah melakukan sosialiasasi ke pendaki terkait larangan membuat api unggun.

Selain itu, Balai Taman Nasional Gunung Merapi juga sudah melarangnya. Diakui, meski sudah dilarang, pihaknya masih menemukan pendaki yang nekat membuat api unggun.

“Banyak yang lupa mematikan, akhirnya kita matikan,” imbuhnya.

Lebaran kali ini, diakui, ada ratusan pendaki ke Gunung Merapi. Namun, sesuai aturan yang ada, mereka hanya diperbolehkan hingga sampai Pasar Bubrah. Untuk menuju ke Puncak Merapi harus ada ijin dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

“Puncak Merapi merupakan zona inti,tidak boleh sembarangan naik ke sana,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge