0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aksi Bunuh Diri Gagal Gara-Gara Balok Patah

ilustrasi gantung diri (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Napi narkoba yang divonis seumur hidup, Bo Gwan Tiek asal Malaysia, terjatuh tak sadarkan diri saat mencoba gantung diri. Namun sayang, balok kayu yang diikatkan tali justru patah.

Sebab, beban berat badan dari penghuni Lapas Kelas II A Kerobokan, Denpasar, Bali, ini tak sebanding dengan bentang balok digunakan mengikat buat tali gantung. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Lapas Kerobokan, Sudjonggo.

Menurut Sudjonggo, percobaan gantung diri ini terjadi di dalam sel, bukan di halaman luar sel.

“Kejadiannya justru ada di dalam sel tahanan. Bukan di luar sel,” kata Sudjonggo, di Denpasar, Bali, Jumat (24/7).

Dikatakan Sudjonggo, saat kejadian rekan sesama sel Bo yang menyelamatkan dan menggotongnya keluar. Makanya menurut dia, petugas mengira kalau peristiwa itu terjadinya di luar.

Sudjonggo melanjutkan, Bo Gwan Tiek mencoba gantung diri dengan sarung disangkutkan ke balok. Namun saat mencoba menggantung diri, balok kayu patah karena tidak kuat menahan beban si napi.

“Napi kita ini tinggi besar badannya. Pada saat menggantung diri dengan sarung yang diikat ke balok kayu, malah patah. Mungkin karena tidak kuat menahan beban,” ujar Sudjonggo.

Hingga saat ini, Bo Gwan masih meregang kesakitan di RSUP Sanglah.

“Masih belum sadar, masih meregang dan sedang dalam perawatan di RSUP Sanglah,” jelas Sudjonggo.

[ary]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge