0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan, Warga Kalimati Terpaksa Konsumsi Air Sungai

dok.timlo.net/nanin
Warga Dusun Kedungmundu, Desa Kalimati, Juwangi, terpaksa manfaatkan air sungai yang keruh dan berbau untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama kemarau (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sejumlah desa di Kabupaten Boyolali mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Di Dusun Kedungmundu, Desa Kalimati, Juwangi, warga bahkan terpaksa mengonsumsi air Sungai Kedungmundu. Selain kotor, air sungai juga berbau dan berwarna keruh.

“Ya gimana lagi, terpaksa kita gunakan air sungai, belum ada bantuan air bersih,” ucap Lestari, warga Kalimati, Juwangi, Jumat (24/7).

Untuk menjangkau ke Sungai Kedungmundu, warga harus berjalan satu kilometer. Ironisnya lagi, air sungai Kedungmundu yang sudah mengering, warga terpaksa membuat lubang untuk mendapatkan air. Untuk mengisi derijen, itu pun harus menunggu setengah hingga satu jam agar lubang terisi air.

“Sehari paling cuma dapat satu derigen air,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan warga lain, Mulyanto. Ia terpaksa mengandalkan air Sungai Kedungmundu untuk mencukupi kebutuhan air seperti untuk masak, mandi dan air minum.

“Kalau mandi kadang kita lakukan di sini juga, di rumah persediaan air untuk masak dan minum,” ujar Mulyanto.

Warga berharap pemerintah segera memberikan bantuan air bersih selama musim kemarau ini. Pasalnya, warga khawatir bila terus mengonsumsi air sungai akan menganggu kesehatan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge