0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Diversi Bukan Hindarkan Anak Dari Hukuman

timlo.net/achmad khalik

Kegiatan Lapas Kutoharjo terhadap ABH

Solo — Masyarakat perlu diberi pengertiann terkait penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Hal ini, untuk menghindari penanganan yang salah terhadap pelaku kriminal anak. Dikhawatirkan, penanganan yang salah tersebut akan menimbulkan dampak psikis terhadap psikologis anak.

“Stigma negatif pada anak yang melakukan tindak kriminal akan terus terngiang dan justru membuat sang anak semakin yakin membuktikan stirma yang diterimanya tersebut,” kata Koordinator Sahabat Kapas, Dian Sasmita saat berbincang dengan wartawan, Kamis (23/7) siang.

Jika terjadi tindak perilaku kriminal terhadap anak, kata Dian, masyarakat seharusnya tidak melakukan justifikasi atau menghakimi anak tersebut secara sepihak. Meski pelaku kriminal, usia anak tetap perlu dipandang sebagai korban. Perlu dicari latar belakangnya mengapa dia melakukan tindak kriminalitas. Contohnya, disebabkan kondisi keluarga atau lingkungan.

“Kita lihat dulu, apa motivasi pelaku (ABH-red) melakukan tindak kriminal,” kata Dian.

Jika sudah ditemukan motivasi dari ABH melakukan tindak kriminal, lanjut Dian, selanjutnya dilakukan langkah diversi. Diversi ini bukan untuk menghindarkan anak dari hukuman pidana. Tetapi agar status anak di masyarakat tidak buruk mengingat psikis mereka sangat labil.

“Anak tetap harus bertanggungjawab, namun tidak membuat jera. Pada anak dilakukan rehabilitasi,” ujarnya.

Dia menjelaskan usia anak dalam undang- undang sampai umur 18 tahun. Anak dapat diproses hukum pada usia 12 tahun dan bisa dimasukkan dalam penjara anak pada usia 14 tahun. Meski demikian dia beranggapan penjara bukan cara yang baik untuk rehabilitasi mental ABH.

Saat ini sahabat Kapas juga membantu sejumlah masalah hukum anak. Diantaranya 5 anak di Klaten, 2 anak di Solo dan 56 anak di lapas Anak Kutoarjo.  Menurutnya sejumlah kasus anak di Solo seperti pencurian, perkelahian dan narkoba.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge