0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tahun 2015, ABH di Solo Diprediksi Meningkat

merdeka.com
Ilustrasi (merdeka.com)

Solo — Sepanjang bulan Januari – Mei 2015, terdapat 16 anak berhadapan dengan hukum (ABH). Dibandingkan tahun sebelumnya, dalam satu tahun terdapat total 23 anak yang berhadapan dengan hukum.

“Artinya, belum ada satu tahun berjalan sudah terdapat lebih dari setengah jumlah ABH di tahun 2015 dibandingkan tahun 2014 kemarin,” terang Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak, AKP Hastin Mahardjanti mewakili Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Danu Pamungkas saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7) siang.

Disinggung penanganan kasus yang dilakukan terhadap para ABH tersebut, Hastin mengaku, dengan cara melakukan sistem Diversi. Diversi adalah, mengembalikan ABH kepada masyarakat dengan disaksikan oleh pihak terkait seperti Balai Pemasyarakatan (Bapas), Perwakilan dari Kelurahan, RT serta tokoh pemuka agama/masyarakat. Meski begitu, lanjut Hastin, sistem Diversi tidak dapat serta merta langsung terlihat hasilnya.

“Jadi harus diamati terlebih dahulu. Sistem ini tidak bisa langsung nampak hasilnya seketika. Jika gagal dan ABH tetap melakukan tindak pidana, maka kami dapat menjeratnya ke ranah hukum,” tandas Hastin.

Disinggung terkait Hari Anak Sedunia yang jatuh tepat pada Kamis (23/7), Hastin mengaku, hak anak harus tetap dilindungi meski sebagai pelaku. Saat ini perlu dilihat proses diversi yang diberlakukan. Jika ternyata belum efektif perlu mencari solusi lain untuk menekan angka kriminalitas pada anak.

“Perlu dilihat juga UU SPPA (Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak) efektif atau tidak,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge