0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo

Akhirnya KSB Tetapkan M Fajri Sebagai Cawawali

Rapat penetapan Cawawali KSB (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Koalisi Solo Bersama (KSB) akhirnya menetapkan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Fajri sebagai calon wakil walikota (Cawawali) KSB. Fajri diputuskan sebagai Cawawali untuk mendampingi calon walikota Anung Indro Susanto, dalam rapat KSB yang berlangsung lebih dari tiga jam, Kamis (23/7).

“KSB sudah memutuskan pasangan Anung adalah M Fajri. Itu hasil rapat panjang KSB untuk kemudian segera masing-masing partai memintakan rekomendasi,” kata Sekretaris KSB, Supriyanto usai rapat KSB.

Dikatakannya, semua parpol KSB, kecuali Partai Amanat Nasional (PAN), menyetujui Fajri sebagai Cawawali KSB. PAN menyatakan akan membicarakan terlebih dulu keputusan KSB dengan DPD dan DPW PAN.

“Kami hargai keputusan PAN untuk berkonsultasi dengan pimpinan partai di atasnya. Namun, hasil rapat KSB tentang penetapan Fajri sebagai Cawawali sudah final dan mengikat,” ujar Supriyanto.

Lebih jauh, Sekretaris DPC Partai Demokrat ini mengakui sebelumnya nama GKRAy Koes Indriyah (Gusti In) sempat menguat sebagai kandidat Cawawali. Parpol KSB juga sudah menyetujui pencalonan Gusti In. Belakangan, Anung justru tidak cocok dengan Gusti In dan lebih memilih Fajri.

“Kemarin memang sudah disepakati Gusti In dan sudah disampaikan ke Anung. Tetapi, hari ini, Anung menyampaikan belum serasi dengan Gusti In,” beber dia.

Selain Supriyanto, rapat penetapan Fajri sebagai Cawawali dihadiri pimpinan parpol KSB lainnya di antaranya Ketua DPD PKS Solo Sugeng Riyanto, Ketua DPD PAN Solo Umar Hasyim, Ketua Partai Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno, Ketua DPD Partai Golkar Solo Atik Wahyuningsih. Anung Indro Susanto sebagai Cawali juga terlihat mengikuti rapat hingga selesai. Hanya Ketua DPD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Solo Arif Sahudi yang tidak hadir.

“Mas Arif izin karena ke Jakarta. Ia sudah mengatakan menyetujui apapun hasil rapat KSB,” imbuh Supriyanto.

Sementara, Umar Hasyim membenarkan partainya belum menyepakati Fajri sebagai Cawawali.

“Saya memang belum cocok. Sore ini saya segera komunikasi dengan DPD. Ini di luar yang selama kita bawa, jadi akan kita bicarakan dulu lebih lanjut dengan DPD. Tidak bisa saya sendiri,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge