0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro

11 Gunungan Ketupat Ludes Diserbu Warga

Ribuan orang berebut gunungan ketupat di Grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro, Bayat, Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten —  Ribuan warga memadati puncak perayaan Grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kamis (23/7). Mereka datang untuk berebut gunungan ketupat yang disajikan.

“Hakikat perayaan ini nguri-nguri tradisi budaya yang sudah berlangsung secara turun temurun. Datang untuk berkumpul dengan sanak saudara,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Klaten, Joko Wiyono, Kamis (23/7).

Sebelum jadi rebutan warga, sekitar pukul 10.05 WIB, sebanyak 11 gunungan ketupat tiba di gerbang Rowo Jombor. Kemudian diarak menuju Bukit Sidoguro yang memiliki ketinggian sekitar 300 meter.

Adapun kesebelas gunungan ketupat merupakan persembahan dari berbagai instansi dan pengusaha di Klaten. Antara lain, Disbudparpora, PDAM, Perusda Aneka Usaha, Amigo, Bank Jateng, Bank Klaten, Rumah Sakit Islam Klaten, Percetakan Saudara, dan Hotel Grand Tjokro.

“Selain melestarikan budaya, syawalan ini sekaligus promosi wisata Rowo Jombor dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk sumber dana dari APBD Klaten, serta kami sediakan 5000 ketupat siap saji,” imbuh Joko dalam sambutannya.

Setelah sampai di depan panggung hiburan Bukit Sidoguro, gunungan yang juga terdiri dari hasil bumi seperti wortel, terong, buah-buahan, kacang panjang dan cabai, mulai didoakan dan diserbu warga.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge