0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Antisipasi Dampak Insiden Tolikara

Suasana diskusi mengantisipasi dampak peristiwa Tolikara yang diselenggarakan di Pose In Hotel Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kenyamanan dan ketentraman masyarakat seakan terusik setelah peristiwa yang terjadi di Karubaga, Tolikara, Papua pada Jumat (17/7) pagi lalu. Termasuk di Kota Solo sendiri. Warga Solo yang terkenal dengan toleransi antar umat beragama, tidak menginginkan buntut peristiwa di Tolikara merembet hingga ketempat mereka.

Berawal dari hal tersebut, sejumlah forum keagamaan dan kemasyarakatan menggelar Pertemuan Koordinasi Kecamatan Banjarsari guna mencapai tujuan Kenyamanan Antar Umat Beragama dan Suku Diwilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dilaksanakan di Pose In Hotel Solo, Rabu (22/7) siang.

“Kenyamanan tentunya menjadi dambaan setiap masyarakat yang mendiami suatu wilayah. Kenyamanan itu akan terusik, manakala terjadi saling sikut antar warga yang memiliki perbedaan. Maka dari itu, kami tidak ingin di Solo khususnya kecamatan Banjarsari terjadi buntut peristiwa dari kasus di Tolikara yang sebelumnya juga merembet hingga ke Purworejo dan Bantul,” terang Suryo Sulistyo, anggota Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) Kelurahan Kestalan.

Sementara, perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Solo, Bagyo Hadi mengemukakan, masyarakat Kota Solo yang terdiri dari berbagai golongan, keyakinan maupun latar belakang mampu menyatu dengan menjunjung tinggi nilai budaya yang berkembang. Sehingga, diharapkan masyarakat menjunjung tinggi nilai-nilai budaya tersebut guna menangkal berbagai isu sara yang berkembang diberbagai wilayah di Indonesia.

“Kita mulai dari Solo. Kita jadikan Solo sebagai salah satu kota keberagaman dan menjunjung tinggi nilai perbedaan,” ajak Bagyo.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Banjarsari Kompol Saprodin berjanji akan senantiasa menjaga keamanan di kawasan Banjarsari. Pihaknya, bekerjasama dengan stakeholder terkait seperti TNI, Pemkot Solo, hingga tingkat Camat, Lurah maupun RT akan selalu berkoordinasi guna mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Sekuat tenaga akan kita cegah hal negatif yang muncul di Solo, khususnya Kecamatan Banjarsari,” tegas Kapolsek didampingi Danramil Banjarsari Kapten Inf Romli, Kepala Kesbangpol Solo Suharso serta Camat Kelurahan Banjarsari Danang Sulindriyanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge