0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mabuk, Bawa Pedang, Rampas Mobil, Dipukuli Warga

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Karanganyar — Sukarno (52) warga Kronggahan RT 4/RW 7, Baturan Colomadu bermaksud memberi tumpangan kepada Tommy Indriyanto (23) warga Manggung, RT 4/RW 8, Jungke, Karanganyar. Tommy diduga mabuk ciu, justru mengancam hendak merampas mobil pikap milik Sukarno AD 1836 VS dengan sebilah pedang, Senin (20/7) pukul 18.00.

“Menurut keterangan sejumlah saksi, pelaku sempat mengacau dengan mengayun-ayunkan pedang sepanjang 70 cm sebelum mencegat mobil di belakang kantor Setda Karanganyar,” kata Kapolsek Jaten AKP Y Subandi, Selasa (21/7).

Sukarno yang bermaksud memberikan tumpangan kepada Tommy malah diancam dengan menggunakan pedang itu. Belum lama melaju, pelaku mengalungkan pedang ke leher korban. Tangan Tommy masuk melalui kaca jendela pintu mobil sebelah sopir yang terbuka. Korban tidak berkutik dan terus mengendarai mobil.

“Menurut pengakuan korban, pelaku minta diantar ke Papahan. Sampai di Papahan, nggak turun tapi justru minta diantar ke Malang mau menemui temannya,” kata dia mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra.

Istri korban, Tentrem Mahanani (48) yang mengendarai motor di belakang mobil bersama keponakannya mengetahui aksi pelaku. Melihat kejadian itu, dia berinisiatif melapor ke pos penjagaan Satuan Infanteri Kompi Senapan A Yonif 413/6/2 Kostrad. Empat anggota Yonif 413/6/2 Kostrad sedang berjaga, yakni Serda Liban, Pratu Farid, Praka Rujianto, dan Prada Andri langsung melakukan pengejaran.

“Mobil Sukarno berhenti di depan warung makan Bu Better Palur karena kereta api melintas,” ujar dia.

Keempat anggota TNI tersebut langsung melumpuhkan pelaku yang bersenjata pedang. Mengetahui ada pelaku kejahatan di tangkap, menarik perhatian masyarakat sekitar. Bahkan, pelaku sempat di hadiahi pukulan oleh massa yang terlanjur emosi. Keempat anggota TNI tersebut langsung menyerahkan pelaku ke Polsek Jaten yang tak jauh dari lokasi penangkapan.

“Pelaku merupakan pekerja bangunan di Jakarta yang baru mudik lebaran,” jelas Kapolsek.

Subandi menjelaskan, diduga pelaku dalam pengaruh alkohol setelah menenggak ciu wungkulan sebelum melakukan aksinya. Kini pelaku mendekam dalam tahanan Polsek Jaten. Selanjutnya akan diproses sesuai dengan pebuatannya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge