0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hendak Bertemu Istri, Pembunuh Anak Kandung Dibekuk

merdeka.com

Rudi Haeruddin

Timlo.net — Rudi Haeruddin, (36), lelaki pengangguran warga Jalan Rappocini Raya Lorong 1 Gang 1, Makassar akhirnya dibekuk tim unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Makassar Selasa, (21/7) sekitar pukul 07.30 Wita. Rudi Haeruddin adalah pelaku penganiayaan hingga tewas terhadap putri kandungnya sendiri bernama Tiara atau Mutiara, (12), murid kelas V SD Maricayya II, Makassar, dua pekan lalu. Dia ditangkap polisi di Jalan Arief Rate, Makassar saat bermaksud bertemu istrinya.

Rudi Haeruddin, bapak tiga anak ini melarikan diri setelah tahu Tiara yang dianiayanya tewas. Sebelumnya, Rudi yang dikenal kerap melakukan kekerasan terhadap Ani, istrinya dan anak-anaknya ini sesekali muncul di dekat rumahnya. Juga di pekuburan Dadi, tempat Tiara dimakamkan. Tetapi lelaki gondrong ini cukup lihai melarikan diri dari incaran polisi sehingga sempat berlayar ke Balikpapan, Kalimantan Timur dengan KM Bukit Siguntang.

“Senin kemarin, (20/7), Rudi tiba di Makassar dan tadi pagi bermaksud bertemu istrinya Ani untuk memberikan uang Rp 200 ribu untuk tambahan hajatan 10 hari kematian Tiara yang baru akan digelar. Rudi menghubungi Ani lewat ponsel,” kata Kapolsek Makassar, Kompol Sudaryanto.

Dia menjelaskan, sejak kejadian ada anggota polisi dipasang di rumah korban yang juga Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat Ani melaporkan telah dihubungi oleh Rudi untuk bertemu, anggota pun bereaksi cepat. Taksi yang ditumpangi Ani diikuti hingga akhirnya pertemuan itu terjadi di Jalan Arief Rate dan pelaku Rudi Haeruddin langsung dibekuk.

“Pas dua minggu pelarian Rudi, dia kami tangkap. Saat ini Rudi diamankan di Mapolsek Makassar,” kata Kompol Sudaryanto.

Diketahui, Rudi Haeruddin menganiaya Tiara putri sulungnya, Selasa malam dan Rabu esoknya, (8/7), Tiara yang sempat dirawat di ruang ICU RS Wahidin Sudirohusodo akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Motif penganiayaan berujung maut itu menurut polisi sementara ini hanya karena Rudi emosi terhadap putrinya yang lama meninggalkan rumah dalam kondisi terkunci.

[has]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge