0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kendaraan Pemudik Mengalami Peningkatan Signifikan

Kendaraan Pemudik

Solo — Aktifitas mudik lebaran di H+2 mengalami peningkatan cukup pesat. Jika dibandingkan H+1 sebelumnya, kenaikan mencapai 150 ribu kendaraan lebih.

“H+1 terpantau kendaraan keluar masuk Kota Solo mencapai 420.242 kendaraan. Sedangkan di H+2 mencapai 570.411 kendaraan. Terdapat selisih sekitar 20 persen lebih,” terang Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, Ari Wibowo, Selasa (21/7).

Pihaknya merinci, kendaraan yang memasuki Kota Solo mencapai 273.358. Sedangkan, yang meninggalkan Kota Solo mencapai 297.053 kendaraan. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kata Ari, H+2 lebaran 2015 mengalami penurunan sekitar 1,63 persen.

Tahun lalu, tercatat sebanyak 658.270 kendaraan yang keluar masuk Kota Solo. Penurunan ini disebabkan banyak faktor, mulai dari penetapan cuti bersama lebaran, pengaruh hari libur serta kondisi lalu lintas yang diprediksi oleh pemudik sendiri.

“Pemudik sebagian telah melintasi Solo sejak Minggu (19/7) kemarin. Ada juga yang hari Senin (20/7). Tapi, berdasarkan data yang kami miliki, Selasa (21/7) kendaraan keluar masuk Solo juga masih sangat tinggi. Tidak menutup kemungkinan di H+3 ini akan lebih tinggi dibandingkan H+2 kemarin,” jelas Ari.

Pantauan Timlo.net di CC Room Dishubkominfo Solo, nampak penumpukan kendaraan terjadi dikawasan perempatan Dawung, perempatan Giri Mulyo dan kawasan Warung Pelem. Hal ini disebabkan, kawasan tersebut merupakan perlintasan untuk akses memasuki Kota Solo.

Sementara, Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Sudrajat saat dikonfirmasi mengatakan, akan berupaya mengurai penumpukan kendaraan di sejumlah titik dengan melakukan rekayasa lalu lintas. Di titik yang terjadi penumpukan akan diberikan kesempatan lampu hijau lebih lama dibandingkan yang tidak terjadi penumpukan.

“Petugas kami terus melakukan pemantauan simpul-simpul kemacetan. Ketika ada penumpukan kendaraan, dari pihak kami akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan memberikan kesempatan lampu hijau lebih lama kepada jalur dengan kendaraan yang telah padat,” jelas Yosca.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge