0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Api Mrapen, Tempat Istirahat Sunan Kalijaga

timlo.net/eko prasetyo

Api Abadi

Grobogan – Api Abadi Mrapen biasa diambil untuk penyalaan api kegiatan olahraga tingkat internasional Ganefo I dan tingkat nasional PON ternyata tidak terlepas dari sejarah Sunan Kalijaga.

“Asal muasal keberadaan api memang ada hubungannya Sunan Kalijaga,” ujar Ny Rubianto, istri juru kunci Api Abadi Mrapen saat bertemu Timlo.net.

Menurut dia,  api abadi Mrapen ditemukan pertama kali oleh Sunan Kalijaga ketika bersama rombongannya membawa benda-benda pusaka dari kerajaan Majapahit menuju Demak.

Pada perjalanan itu, Sunan Kalijaga beserta rombongan beristirahat sejenak di suatu tempat di dukuh Mrapen. Karena bekal yang dibawanya mau dimasak, ternyata di situ tidak ada api dan air. Kemudian Sunan Kalijaga berdoa memohon agar mendapatkan api dan air.

Setelah selesai berdoa, Sunan Kalijaga berdiri sambil menancapkan tongkatnya ke tanah. Ketika dicabut keluarlah api dari tanah tersebut. Kemudian berjalan beberapa langkah, menancapkan lagi tongkatnya ketika dicabut keluar air. Tempat keluar air itu, kemudian dinamakan Sendang Dudo.

“Kemudian api dan air itu untuk memasak,” ungkapnya.

Usai beristirahat, lanjut dia, Sunan Kalijaga beserta rombongan melanjutkan perjalanan. Tetapi ketika hendak berangkat, salah satu bawaan dikeluhkan rombongan karena terlalu berat maka ditinggal. Benda itu berupa Umpak yakni tiang kerajaan, yang kemudian diberi nama Batu Bobot.

“Begitulah sejarahnya,” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge