0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banyak Orang Tua Eksploitasi Anak Demi Gengsi

foto: Agung

Dewi Novita Kurniawati

Sragen – Mengasuh anak bukanlah hal yang mudah. Pasalnya pola asuh yang diberikan orang tua kepada anak nantinya akan berpengaruh pada perkembangan mental saat anak bernjak dewasa. Saat ini, pola asuh yang dilakukan orang tua cenderung membahayakan perkembangan anak.

“Terlalu over tidak boleh, dimanja juga tidak boleh. Kadang orang tua menganggap pola asuhnya sudah benar, padahal benar itu belum tentu pener,” kata Direktur PT Duta Amanah Indonesia (DAI) Dewi Novita Kurniawati, Senin (20/7).

Dewi Novita menjelaskan, mengasuh anak tidak hanya cukup dengan memenuhi kebutuhan materi, melainkan juga harus mencukupi rasa kasih sayang si anak. Dampak yang ditimbulkan adalah anak menjadi kurang mandiri, manja dan ketergantungan, atau disebut oduipus compleks.

“Itu yang sekarang terjadi. Jadi pola asuh mempengaruhi perkembangan mental anak nantinya,” kata wanita yang berprofesi sebagai psikolog ini.

Salah satu kesalahan yang dilakukan orang tua dalam mengasuh anaknya saat ini, yakni dengan mengeksploitasi kemampuan anak demi mengejar gengsi semata. Misalnya anak dibebani dengan macam-macam les dan pelajaran tambahan di luar sekolahan. Padahal merujuk pada ilmu psikologi, fase anak TK dan SD itu adalah bermain.

“Mengasuh anak itu harus sesuai dengan tumbuh kembang anak. TK dan SD itu fasenya bermain, kalau dipaksakan salah kaprah itu,” tandas Dewi.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge