0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

4 Tips Untuk Menolong Anak Beradaptasi di Sekolah Baru

Salah satu ruang kelas sekolah di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Timlo.net—Tahun ajaran baru akan segera dimulai, anak Anda mungkin akan segera memasuki sekolah baru. Hal ini tentunya memberikan tantangan tersendiri bagi sang anak dan Anda selaku orang tua. Masa-masa transisi ini menimbulkan kegelisahan dan stres baik bagi orang tua dan sang anak.

Lantas bagaimana caranya untuk memperhalus masa transisi ini dan mengurangi stres dan kegelisahan yang ada?

  1. Teliti sekolah baru

Pertama, lakukan PR (pekerjaan rumah) Anda selaku orang tua! Pastikan Anda memahami sepenuhnya tentang sekolah baru di mana anak Anda akan belajar. Hal ini bisa dilakukan dengan bertemu dengan para guru, mengunjungi kelas dan sekolah sebelum kelas dimulai. Hal ini menolong anak merasa jika Anda memiliki informasi yang diperlukan dan memegang kendali. Dan pada saatnya bisa menolong anak untuk mengenali lingkungan sekolah baru yang akan mereka tempati.

  1. Lakukan presentasi

Langkah kedua adalah melakukan presentasi! Tunjukkan pada anak foto-foto sekolah baru itu. Jika mungkin sebelum hari pertama masuk sekolah, ajak anak mengunjungi sekolah beberapa kali. Jika sekolah itu memiliki sebuah situs, ajak anak Anda mengunjunginya. Tunjukkan foto-foto kepala sekolah dan guru-guru bila tercantum di situs, peta sekolah, foto-foto event yang diadakan di sekolah, maskot sekolah dan hal-hal lain yang bisa memberikan anak bantuan visual.

  1. Latih jadwal harian

Langkah berikutnya adalah berlatih jadwal harian. Ajaklah anak Anda menjalani sebuah latihan rutinitas untuk bersekolah. Misalnya ajak anak berlatih melakukan kegiatan yang harus dilakukan di pagi hari sebelum ke sekolah: menyiapkan seragam, buku dan makan siang.

Bila sang anak naik transportasi umum seperti bus atau sepeda, ajari anak caranya pergi ke sekolah menggunakan alat transportasi itu. Seandainya bisa, informasi pada anak seperti apakah nanti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dan bila perlu, ajari anak cara berkenalan dan berteman dengan siswa lain.

  1. Siapkan rencana cadangan

Siapkan rencana cadangan untuk anak jika sesuatu tidak berjalan lancar. Misalnya kita mengajari anak untuk berangkat ke sekolah dengan naik bus. Bagaimana jika sang anak lupa bus yang harus dia naiki? Bagaimana dia lupa di mana dia harus turun? Bagaimana jika dia lupa jalan menuju sekolah dengan naik sepeda? Bagaimana jika dia tidak bisa berkenalan dengan teman-teman baru atau jika gurunya ternyata galak? Bagaimana jika mereka sakit saat di sekolah?

Bantulah anak untuk mempersiapkan diri menghadapi situasi-situasi ini dengan rencana yang nyata. Yakinkan mereka jika segala sesuatu akan menjadi lebih baik. Katakanlah mereka belum memperoleh teman baru di kelas, yakinkan anak pada saatnya nanti mereka akan memperoleh teman.

Sumber: Lifeway.com

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge