0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Razia Pelabuhan Gilimanuk, Polisi Amankan 2 Mobil

merdeka.com

Dua mobil bodong di Pelabuhan Gilimanuk

Timlo.net — Polres Jembrana mulai memperketat pengawasan untuk para pendatang di pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali. Bahkan sehari setelah Lebaran terlihat sudah mulai ramai didatangi para pendatang yang menggunakan bus di Pelabuhan Gilimanuk. Bus-bus umum AKAP dan Pariwisata nampak dipenuhi penumpang. Begitu pula barang bawaan di bus-bus terlihat penuh.

Untuk antisipasi penyelundupan barang berbahaya, termasuk jaringan teroris serta penyelundupan hasil kejahatan dan narkoba, Polres Jembrana memfokuskan pemeriksaan di Pos II dan Pos III (pintu masuk Bali) Pelabuhan Gilimanuk.

Seluruh kendaraan terutama angkutan umum seperti bus diperiksa personel gabungan Polres. Seperti yang terlihat pada Sabtu (18/7). Personel dari Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Narkoba dan Satlantas Polres Jembrana dikerahkan untuk memeriksa satu persatu bus yang melintas masuk Gilimanuk.

”Selain memeriksa identitas penumpang, petugas juga mengintensifkan barang bawaan baik yang berada di tempat penumpang maupun bagasi bus. Target pemeriksaan ini menyasar khususnya bus-bus yang masuk Bali. Baik bus umum AKAP maupun bus Pariwisata kita periksa semuanya,” terang Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Gede Sumadra Kertiawan.

Ada 30 anggota yang diterjunkan dalam operasi Ketupat Agung Arus Balik Lebaran ini. Dari data bus yang diperiksa, sejak 9 Juli 2014 lalu, rata-rata sehari ada sekitar 250 unit bus yang masuk ke Bali. Puncak arus bus yang masuk terjadi antara tanggal 10-11 Juli lalu, dalam sehari berjumlah 525 unit bus.

Selanjutnya jumlah bus yang masuk berkisar 300-400 unit per harinya. Pada operasi yang dipimpin Kasat Lantas, petugas berhasil mengamankan seekor ayam jago yang dibawa oleh penumpang bus Dahlia jurusan Denpasar.

Di tempat sama, dua mobil tanpa dokumen berhasil diamankan di Pos II (pintu masuk Bali) pelabuhan Gilimanuk, Sabtu (18/7). Lucunya dua mobil ini justru bisa lolos dari pelabuhan Ketapang Banyuwangi walaupun tanpa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Dua unit mobil tanpa dokumen yang diamankan tersebut masing-masing, Mitsubishi Pajero, bernomor polisi L 1097 HX yang dikendarai oleh Hendrik Anggun Setiawan, asal Sukerejo, Surabaya dan mobil Kijang LGX B 2895 GJ yang dikendarai oleh Jimmy Tambunan, asal Jakarta Pusat.

[mtf]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge