0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ada Tol Cipali, Anggaran Pemeliharaan Pantura Dipangkas 40 Persen

merdeka.com

Jalur Pantura rusak

Timlo.net — Pemerintah bakal mengurangi anggaran pemeliharaan jalan nasional Pantai Utara Jawa (Pantura) tahun depan. Hadirnya ruas tol Cikampek-Palimanan (Cipali) menjadi latar belakang kebijakan ini.

Direktur Pengembangan Jaringan Jalan DItjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Soebagiono menuturkan, hadirnya tol Cipali tentunya membuat kepadatan kendaraan di Jalur Pantura bakal berkurang.

Adapun total pemangkasan mencapai 40 persen anggaran untuk perawatan jalan nasional di Pantura. Sedangkan sisa anggarannya masih untuk perawatan jalur Pantura di wilayah Brebes sampai Semarang. Alasannya, tol Pejagan-Pemalang yang bisa mengurangi volume kepadatan di wilayah tersebut belum selesai.

“Menangani kepadatan Jawa dengan jalan tol anggaran pantura berkurang, (biayanya) bisa turun sampai 40 persen,” ujar Soebagiono dalam keterangannya, Sabtu (18/5).

Soebagiono menjelaskan, dana perbaikan jalur Panturan beberapa tahun belakangan bisa mencapai Rp 1,1 triliun sampai 1,6 triliun. Maka dari itu, dengan banyaknya proyek jalan tol yang menyatukan sistem Trans Jawa, pihaknya yakin bisa mengurangi anggaran pemeliharaan jalan di Pantura.

“Dengan jalan tol Cipali ini terbangun, penanganan kita di Pantura akan berkurang, akan tetap dipelihara di sana, hanya penanganan akan berkurang, implikasinya terhadap program di luar Jawa akan signifikan,” jelasnya.

Dia menambahkan, pemangkasan anggaran Pantura nantinya bakal dialihkan guna membangun infrastruktur di perbatasan.

“Contohnya seperti penanganan jalan di kawasan perbatasan, mendorong high grade highway di Sumatera dengan cara dukungan lahan, dan prioritas pembangunan jalan di Papua,” terangnya.

[idr]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge