0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Linmas Jaga Perlintasan Tanpa Pintu Dibayar Rp 50 Ribu

foto: Agung

Perlintasan KA

Sragen – Sebanyak 216 petugas perlindungan masyarakat (Linmas) disiapkan untuk menjaga perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu. Setiap anggota Linmas yang bertugas untuk tugas mulia tersebut diberi imbalan uang lelah sebanyak Rp 50 Ribu setiap kali bertugas.

“Tugas dari Linmas ini sangat mulia. Mereka mendapt honor Rp 50 Ribu tiap satu kali shift, meski demikian mereka bekerja sepenuh hati,” kata Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindunan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Sragen, Giyadi, Rabu (15/7).

Sementara di Sragen sendiri ada sekitar 7.500 petugas Linmas. Namun tidak semua anggota Linmas diberi tugas menjaga perlintasan KA tanpa palang. Tapi dipilih dari masing-masing desa yang sudah profesional dan pengalaman.

Perlintasan KA tanpa palang mendapat perhatian serius lantaran rawan kecelakaan. Seperti di wilayah Nguwer, Jetak, Ngembat Padas, Gemolong dan Miri.

Belum lama ini, terjadi kecelakaan antara mobil pick up dengan KA Kalijaga jurusan Solo-Semarang di Miri yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi
(Dishubkominfo) Sragen Heru Martono mengatakan, total terdapat 53 perlintasan KA di Sragen. Dari 36 perlintasan KA yang tidak berpalang, hanya 16 perlintasan yang sudah beraspal. Sisanya merupakan jalan setapak yang masih berupa tanah atau beton.

“Biasanya perlintasan KA tanpa palang yang belum beraspal itu dijadikan warga sebagai jalur tikus. Meski jalur tikus, tetap harus diawasi mengingat banyaknya pengguna jalan yang melintasi,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge