0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Yulita Rela Rayakan Lebaran Bersama Tahanan

foto: Khalik

Yulita Mahardika

Solo – Bagi sebagian masyarakat, waktu lebaran dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara. Namun, tidak semua masyarakat dapat menikmati momentum tersebut.

Ya, dialah Yulita Mahardika. Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Solo ini mesti menjalankan tugas sebagai penerima tamu pengunjung narapidana.

“Sebagai manusia biasa pastinya ingin merayakan lebaran bersama keluarga dan sanak saudara. Tapi, tuntutan tugas dan kewajiban harus dijunjung setinggi mungkin,” kata Mahardika, kemarin.

Meski mendapat jatah tugas yang sifatnya wajib, Perempuan yang akan disapa Dika itu mengaku, dirinya menjalani dengan ikhlas. Mengingat, sebelum bergabung dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dirinya telah memiliki komitmen kuat menjunjung tugas dan tanggung jawab diatas segalanya.

Waktu lebaran seperti saat ini, lanjut Dika, biasanya pengunjung ke Rutan Kelas I Solo membludak. Hampir, setiap tahanan dibesuk oleh sanak saudara mereka. Tak kurang 8-10 orang sekaligus datang hanya untuk satu narapidana yang ditahan.

“Memang, jika waktu seperti saat ini ada yang libur pastinya akan kekurangan tenaga untuk melayani tamu yang masuk ke Rutan. Kita anggap, semua petugas disini merupakan keluarga besar supaya tidak terbebani perasaan,” kata ibu dua anak tersebut.

Ia menceritakan, lebaran kali ini sangat berbeda tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2006 dirinya ditempatkan di Nusakambangan, setiap lebaran dapat sedikit kelonggaran.

Begitu pula, saat dirinya ditempatkan di Kantor Wilayag (Kanwil) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta tahun 2009. Namun, saat berada di Rutan Solo banyak perubahan yang harus ia harus ikuti. Termasuk tugas saat lebaran kali ini.

“Tapi saya sangat bersyukur. Dengan semua yang telah saya jalani seperti ini saya jadi mengerti tentang bersosialisasi dengan warga binaan. Dimana, mereka juga seperti manusia pada umumnya. Hanya, kehilangan kebebasan lantaran suatu sebab,” jelas perempuan yang tinggal di Wonosari, Klaten tersebut.

Dika menambahkan, tugas dan kewajiban yang kini melekat padanya merupakan suatu anugerah yang harus disyukuri. Meski tak dapat berkumpul dengan sanak saudara saat lebaran tiba, namun keluarganya dapat memahami serta memberikan suport maksimal. Mengingat, kewajiban yang diemban tersebut merupakan amanah yang harus dia jalani.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge