0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Taraweh, Jamaah Masjid Donor Darah

timlo.net/Daryono
(Ilustrasi) Donor darah (timlo.net/Daryono)

Sragen – Takmir Masjid At-Taqwa, Plumbungan Indah, Sragen, belum lama ini mengadakan kegiatan bakti sosial donor darah. Kegiatan yang berlangsung usai shalat taraweh itu bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen. Malam itu, sebanyak 25 orang jamaah menjadi donor darah sukarela sebagai wujud peduli kemanusiaan.

“Saya mendengar informasi, di bulan Ramadan ketersediaan darah di PMI Sragen makin menipis, sementara kebutuhan tetap tinggi. Setelah saya sampaikan kepada jamaah masjid, mereka tergerak hatinya untuk menjadi donor darah sukarela”, kata Ketua Takmir Masjid Attaqwa Plumbungan Indah Sragen. Suparto, Selasa (14/7).

Menurut Suparto, ada kecenderungan umat Islam selama ini takut melakukan donor darah di bulan Ramadhan dengan alasan mengganggu kesehatan karena sedang berpuasa. Untuk mengatasi kendala tersebut, pengambilan darah di malam hari usai shalat taraweh menjadi alternatif  sangat efektif, karena tubuh jamaah dalam kondisi segar.

“Semula ada sekitar 35 orang mendaftarkan diri menjadi relawan donor darah. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter Widodo dari PMI Sragen, 25 orang dinyatakan layak diambil darahnya,” jelas Suparto.

Wahdadi, petugas Unit Donor Darah PMI Sragen menjelaskan, pihaknya harus melayani permintaan RSUD Sragen sekitar 1200 kantong darah setiap bulannya. Menurunnya ketersediaan darah di bulan Ramadan membuat PMI melakukan berbagai upaya. Di antaranya pendekatan dengan beberapa pengurus masjid atau pondok pesantren.

“Kami siap datang ke lokasi di masjid atau pondok pesantren usai shalat tarawihn,” katanya

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge