0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Versi Polisi, Rukun Sayur Maut Ternyata Tak Laik Jalan

dok.merdeka.com

bus Rukun Sayur

Timlo.net – Hasil pemeriksaan rangka bus Rukun Sayur yang mengalami kecelakaan di tol Palikanci, Cirebon, ditemukan ketidaklayakan jalan. Salah satunya, karet stabilizer kemudi menggunakan karet mesin giling padi.

“Stabilizer pada kemudi itu karet-karetnya sudah diganti, diakali pakai fen belt-nya mesin giling padi, itu udah dimodifikasi,” kata Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Wakakorlantas) Mabes Polri, Brigjen Pol Sam Budigusdian, Rabu (15/7).

Lanjut dia, trackling penghubung antara kemudi ke roda bus mengalami aus. Sehingga ada celah kosong yang mengganggu arah setir.

“Jadi oblaknya terlalu banyak kalau istilah umum spelling-nya (celah) terlalu banyak, jadi itu mengganggu kinerja kemudi. Jadi kemudinya bisa tidak normal,” tuturnya.

Menurutnya, semenjak sebelum kecelakaan, diketahui sistem kemudi mengalami spelling melampaui batas toleransi. Akibatnya membuat tidak stabil kemudi dan jika direm mobil akan lari ke kanan atau ke kiri.

“Atau dalam posisi lurus tapi bannya bisa ke kanan atau kiri. Apalagi pengemudinya bukan pengemudi yang sebenarnya,” jelasnya.

Masih menurutnya, selain itu power steering-nya mengalami kebocoran atau kebocoran sil. Hal tersebut mengakibatkan kerjanya tidak optimal.

“Secara umum fungsi rem dari hasil pemeriksaan tromol atau drum yang ada pada rem kanan atau kiri roda depan sudah mengalami keausan 3 sampai 4 milimeter. Kerja rem tidak sempurna,” ucapnya.

Tak hanya itu, motif kembangan roda tidak sama antara kanan dan kiri. Ban sebelah kanan kembangnya seperti roda khusus untuk off road.

“Dari awal kita juga sudah melihat ini mobil baru diuji berkala atau KIR, karena masa berlakunya sampai 8 Januari 2016. Artinya baru saja Juli tanggal 8 diuji berkala. Kenapa kondisi uji berkala seperti ini,” imbuhnya.

Lanjut dia, ada lagi hasil temuan berupa sistem gasnya yang dibendeng pakai per spiral. Sehingga jika digas tidak akan cepet balik secara otomatis.

Pengujian fisik bus di Kantor PJR tersebut bersama tim Traffic Analysis Accident (TAA) Mabes Polri, tim Laka Polres Cirebon, unit PJR Polres Cirebon, dan Teknisi dari Mitsubishi Cirebon.

[efd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge