0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cerita Di Balik Kecelakaan Rukun Sayur

dok.merdeka.com

kecelakaan bus Rukun Sayur

Timlo.net – Bus Rukun Sayur yang mengangkut pemudik mengalami kecelakaan di ruas Km 202.20 Tol Palikanci, Selasa (15/7). Di balik kejadian tragis itu, ada sebuah kisah yang dialami Mulyana, salah satu sopir ambulance dari RS Mitra Plumbon yang ikut membawa korban kecelakaan.

Ia bercerita, bergegas berangkat dari Gerbang Tol Palimanan ke lokasi kejadian setelah mendapat kabar dari Petugas Jasa Raharja (PJR), kala itu sekitar pukul 14.00 WIB. Sesampai di lokasi pukul 14.30 WIB, dia melihat beberapa korban dalam kondisi terjepit, ada yang sudah keluar dari mobil.

Separuh bus masih dalam keadaan normal. Sedangkan separuhnya lagi ringsek. Dia datang bertepatan dengan kedatangan dua ambulance yang lain.

Kecelakaan terjadi di Km 202 di Tol Palimanan – Kanci, Cirebon, Jawa Barat. Kecelakaan tunggal bus antar provinsi, Rukun Sayur merenggut 11 korban tewas. Sedangkan 25 orang lainnya luka-luka. Diduga kecelakaan terjadi karena sopir ngantuk.

“Posisi bus tetap berdiri tapi nyangkut di tiang jembatan,” kata Mulyana di Pos Pantau Gerbang Palimanan.

Dengan was-was dia membawa 5 korban yang sudah dibungkus kantung mayat ke RS Gunung Jati. Sedangkan 6 korban yang lain dibawa mobil ambulance Jasa Marga.

Namun ada kejadian aneh sepulang dari rumah sakit. Mobilnya sempat mengalami slip kopling.

“Pulang dari rumah sakit anehnya, kampas kopling selip. Padahal ini ambulance baru, belum pernah ada kerusakan di kampas kopling. Kita minggir dulu sejenak. Lalu berangkat lagi. Dicek hangus kampas koplingnya,” tuturnya.

Padahal selama perjalanan, Mulyana tidak melajukan ambulance itu terlalu kencang. Dalam perjalanan menuju rumah sakit dia berada di barisan paling belakang.

Di barisan paling depan ada petugas PJR yang mengawal. Sementara di belakang PJR ada ambulance Jasa Marga.

“Kalau bawa mayat kita gak ngebut, soalnya sudah tidak ada nyawa. Kalau misalkan bawa korban masih bernyawa kita harus cepat-cepat, nyampe rumah sakit,” jelasnya.

Setelah sampai di lokasi pantau yaitu di samping kiri Gerbang Tol Palimanan, Mulyana langsung membersihkan mobilnya. Memang sudah menjadi kewajibannya jika mobil harus selalu dalam kondisi steril.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge