0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Pers Imbau Instansi Tak Layani Permintaan THR Wartawan

Imbauan Dewan Pers (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Dewan Pers mengingatkan instansi pemerintah untuk tidak melayani permintaan tunjangan hari raya (THR) oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan organisasi pers, perusahaan pers ataupun organisasi wartawan. Himbauan itu disampaikan Dewan Pers dalam surat himbauan dengan No 3260/DP-K/VII/2015 tertanggal 8 Juli 2015.

“Apabila ada oknum wartawan yang mengaku dari media mupun sebuah organisasi wartawan menghubungi Bapak/Ibu dan meminta dengan cara memaksa, menekan, atau bahkan mengancam agar mencatat identitas atau nomor telepon atau alamat mereka dan melaporkannya ke kantor polisi terdekat,” kata Ketua Dewan Pers, Bagir Manan dalam surat himbauan yang diunggah di akun twitter @dewan pers,  Senin (13/7).

Menurut Bagir, sikap Dewan Pers menghimbau instansi pemerintah agar tidak melayani permintaan THR didasari atas sikap moral dan etika profesi dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme wartawan. Himbuan itu juga untuk mendukung pemberantasan praktek koruspsi yang sedang marak.

“Dewan Pers tidak dapat membiarkan praktek tidak terpuji di mana wartawan, perusahaan pers, atau organisasi wartawan yang banyak bermunculan belakangan ini meminta-minta sumbangan, bingkisan ataupun tunjangan hari raya,” tulis dia.

Himbauan Dewan Pers itu ditujukan kepada instansi pemerintah di antaranya Sekretariat Negara, Kapolri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Pimpinan BUMN/BUMD, Pimpinan Perusahaan, Karo Humas dan Protokoler Pemprov, Pemkab, Pemkot se-Indonesia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge