0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nyaris Busuk, Daging Ayam Nekat Dijual di Pasar

Razia daging di pasar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Daging ayam tidak layak konsumsi dan daging sapi berkadar air tinggi ditemukan petugas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Karanganyar saat menggelar operasi mendadak (Sidak) di Pasar Nglano, Tasikmadu, Senin (13/7).

“Kami menemukan satu pedagang daging sapi menjual daging sapi dengan kadar air tinggi dan tujuh pedagang daging ayam menjual daging ayam tidak layak konsumsi karena nyaris busuk,” kata Staf Bidang Kesehatan Hewan Disnakkan Karanganyar, Fathurahman kepada wartawan.

Meski menemukan daging sapi dengani kadar air tinggi, yakni 79 persen, lanjut Fathurahman, namun, mereka belum dapat memastikan apakah daging termasuk gelonggong atau bukan. Selain itu, daging ayam tidak layak konsumsi karena sudah berubah warna kebiru-biruan.

“Kami menyita 2-3 kilogram daging ayam nyaris busuk. Kami tidak menyita daging sapi karena daging agak basah itu gelonggong atau habis dipotong lalu dijual,” kata Fathurahman.

Dia menduga hal itu merupakan permainan sejumlah pedagang untuk mengeruk keuntungan yang tinggi. Mereka membeli daging ayam tidak layak konsumsi dalam jumlah besar. Lantas mereka menawarkan harga di bawah harga pasaran.

“Biasanya orang membeli daging itu (nyaris busuk —Red) untuk  campuran membuat kaldu karena tidak akan ketahuan,” jelasnya.

Fathurahman menambahkan pihaknya langsung memberikan pembinaan kepada pedagang yang kedapatan menjual daging ayam tidak layak konsumsi dan daging sapi berkadar air tinggi.

“Pedagangnya bilang tidak akan menjual daging ayamnya. Kalau pedagang daging sapi, kami sarankan betul-betul mengeringkan daging sapi yang akan dijual. Jadi, setelah dipotong itu harus ada proses pelayuan,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge