0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sopir Harus Waspadai Kelelahan

timlo.net/khalik

Rest area dikawasan Kerten, Laweyan

Solo – Kementerian Kesehatan mewaspadai faktor kelelahan selama aktivitas mudik lebaran. Baik itu awak angkutan maupun penumpang umum. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Dirjen PP dan PL) Kementerian Kesehatan, Muhammad Subuh meninjau arus mudik Terminal Tirtonadi Solo, Senin (13/7).

“Faktor kelelahan ini yang sering tidak diperhatikan oleh awak angkutan, maupun penumpang. Padahal pemerintah telah menyediakan pos istirahat, pos kesehatan yang bisa di manfaatkan. Selain faktor kelelahan, berkembangnya virus yang menyerang pernafasan dan virus flu juga menjadi perhatian khusus dari kami,” ungkapnya.

Pihaknya telah berupaya maksimal dalam turut serta mengamankan arus mudik 2015 ini. Dirinya menyiagakan 900 pokso kesehatan di seluruh Indonesia. Selain itu lebih dari 1500 Pukesmas disiapkan selama H-14 hingga H+9 lebaran. Dirinya juga mengimbau kepada rumah sakit rujukan, baik rumah sakit milik pemerintah maupun Swasta untuk juga menyiapkan diri jika ada kondisi darurat yang harus ditangani.

“Kami juga mengandalkan pelayanan ambulan dengan kecepatan respon sekitar 20 menit. Kami siagakan ribuan ambulan, dan dalam kondisi darurat, dalam waktu 20 menit, pasien harus sudah mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Sementara itu Kasatlantas Polresta Solo Kompol Andi M Indra Waspada menekankan pentingnya istirahat bagi para awak angkutan. Dia mengatakan sopir jangan hanya mencari untung dengan menarikpenumpang sebanyak-banyaknya, tetapi juga harus memperhitungkan faktor keselamatan.

“Sebaiknya istirahat hingga enam jam, kemudian baru mengemudi lagi,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge