0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Pria di Balik Laporpresiden.org

dok.merdeka.com

Ainun Najib

Timlo.net – Situs www.laporpresiden.org dibuat untuk menampung aspirasi dari warga masyarakat. Selidik punya selidik, situs ini digawangi oleh Ainun Najib, bersama 12 orang lainnya.

Dari ke-13 nama tersebut, memang Ainun yang sudah dikenal luas publik sebagai penggagas kawalpemilu.org, situs crowdsourcing digitalisasi dan penghitungan hasil Pilpres 2014 berdasarkan scan formulir C1 dari KPU.

Hasil yang ditampilkan kawalpemilu.org kala itu cukup mendapat perhatian publik karena hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga ada yang memenangkan Prabowo-Hatta. Akhirnya, digitalisasi dan penghitungan situs itu membuktikan segelintir lembaga itu salah.

Lewat akun media sosial yang dimilikinya, Ainun yang sekarang bekerja sebagai ilmuwan data di Traveloka, gencar mempromosikan laporpresiden.org.

“Sundul gan,” tulis alumnus Universitas Teknologi Nanyang (NTU), Singapura, itu mempromosikan salah satu postingan warga di situs yang berbasis User Generated Content (UGC) tersebut.

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho, laporpresiden.org adalah hasil inisiasi publik, sedangkan lapor.go.id adalah hasil inisiasi pemerintah.

Saat ini keduanya sudah terintegrasi dan bersifat komplementer dalam melayani pengaduan masyarakat.

“Engine lapor.go.id digunakan juga untuk meneruskan dan menindaklanjuti laporpresiden.org,” kata Yanuar lewat keterangan tertulis.

Sebagai latar belakang, jelas Yanuar, sudah ada sejumlah kanal pengaduan yang diinisiasi publik maupun pemerintah sebelum diluncurkannya lapor.go.id.

“Sehingga lapor.go.id berfungsi bukan untuk meniadakan kanal yang sudah ada atau menghambat inovasi baru, melainkan sebagai sistem pengaduan nasional yang dapat menghubungkan seluruh kanal yang ada dalam rangka mewujudkan tata kelola pengaduan publik yang terintegrasi,” paparnya.

Dasar hukum lapor.go.id tercantum dalam Perpres 76/2013, yang didetailkan juga dalam Permen PAN-RB tentang roadmap sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional.

“Dengan demikian silakan menggunakan kedua kanal yang ada untuk menyampaikan keluhan dan laporan mengenai kualitas pelayanan publik dan untuk berpartisipasi dalam memantau kemajuan pembangunan,” ujarnya.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge