0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dunia Pendidikan Belum Mampu Tingkatkan Kualitas SDM

foto: Tyo Eka

Solo – Dunia pendidikan sebagai penanggung jawab utama peningkatan kualitas Sumber daya Manusia (SDM) belum mampu memberikan wawasan, pengetahuan, dan kesadaran serta keterampilan dalam mengelola potensi Sumber Daya Alam (SDA) di sekitarnya.

Direktur Institut Kompetensi dan Profesi Nusantara, Jakarta, Dr. A. Suryadi Nomi menyatakan hal itu saat berbicara tentang Pendekatan Pendidikan Dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam, di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Sabtu (11/7).

Suryadi mengatakan, Nusantara memiliki potensi SDA yang luar biasa, baik sumberdaya hayati maupun sumberdaya energi dan mineral. Potensi tersebut belum bisa dikelola secara optimal untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, karena minimnya ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis yang didukung oleh peralatan teknologi yang memadai untuk mengelola dan mengolahnya.

Untuk itu, kata Suryadi, perlu dirumuskan strategi gerakan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM yang berkarakter melalui pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk mengelola potensi SDA di sekitarnya. Perlu dibentuk Gerakan Kebangsaan Cerdas Sumberdaya Alam. Sehingga potensi SDA di setiap jengkal tanah-air Indonesia dapat diolah dan dikelola oleh SDM yang berkompeten dan profesional.

Langkah yang musti dilakukan, menurut Suryadi, mengidentifikasi potensi SDA yang ada di seluruh wilayah Indonesia, baik SDA Hayati maupun SDA Energi dan Mineral. Mendirikan dan mengelola lembaga pendidikan formal (sekolah dan perguruan tinggi) yang membuka jurusan dan program studi terkait dengan pengelolaan SDA.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge