0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pantau Arus Lalin Bisa Lewat Smartphone, Lho!

dok.timlo.net/nanang rahadian
Operator CCTV di Dishubkominfo Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo)
Kabupaten Karanganyar mulai mengaktifkan sejumlah kamera Closed Circuit Television (CCTV) untuk memantau arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Masyarakat juga bisa memantau lewat smartphone jika ingin mengetahui kondidi lalu lintas di daerahnya.

“Kamera CCTV terpasang di perempatan Colomadu, Papahan, Taman Pancasila, Sroyo dan Palur. Masyarakat bisa ikut memantaunya,” kata Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo kepada wartawan, Sabtu (11/7).

Agus menyebutkan, kamera CCTV tersebut bakal dijaga oleh operator di ruang Control Center Room (CCRoom). Operator juga bakal melaporkan hasil pantauan kepada Radio Swiba dan kemudian dipancarkan kepada seluruh pendengar yang ada di Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya. Dengan kondisi seperti itu masyarakat bisa menghindari jalur-jalur yang saat dilaporkan terpantau padat agar tidak ikut terjebak dalam kemacetan.

“Masyarakat juga bisa memantau lewat Radio Swiba,” jelasnya.

Agus mengatakan untuk masyarakat yang akan memantau lewat smartphone, penggguna tinggal menginstal aplikasi bernama Meye di smartphone mereka dan memasukkan IP Kamera pemantau sesuai yang diinginkan. Asalkan tersambung akses internet masyarakat bisa memantau secara real time  kondisi lalu lintas yang ada.

Untuk simpang Sroyo Ip Kamera adalah 36.78.128.82, untuk Papahan 36.78.128.80, Colomadu 36.78.128.78, Taman Pancasila 36.78.128.79 dan juga Palur 36.78.130.240.

“Tinggal download saja gratis dan manfaatkan kamera pemantau itu,” tegasnya.

Sementara itu salah seorang warga Jaten Karanganyar, Wahyu Hartono, menyebutkan pantauan kamera yang diakses melalui smartphone itu belum terlalu stabil. Menurutnya, beberapa titik kamera belum bisa diakses secara langsung. Bahkan beberapa IP Kamera juga ada yang tidak bisa tersambung. Pihaknya berharap agar pembenahan dilakukan terlebih dahulu sebelum puncak arus mudik berlangsung.

“Belum bisa diakses secara baik, sebenarnya masih ada waktu untuk diperbaiki lagi agar lebih maksimal,” ucapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge