0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petugas Temukan Ban Roplakan dan Kaca Pecah

timlo.net/nanin

Ban Roplakan tidak layak pakai, masih digunakan

Boyolali — Tim gabungan Dishubkominfo dan Satlantas Polres Boyolali melakukan pengecekan kelayakan armada angkutan lebaran di Terminal Sunggingan, Boyolali, Jumat (10/7). Hasilnya, petugas menemukan bus pedesaan masih menggunakan ban roplakan dan kaca pecah.

”Selama ini masih banyak bus pedesaan yang kurang memperhatikan kelayakan armadanya. Padahal, dengan kondisi jalur pedesaan yang banyak kerusakan, penggunaan ban roplakan sangat membahayakan penumpang,” ujar Kepala Bidang Lalin dan Angkutan Dishubkominfo Boyolali, Sigit Harimulyo.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya bakal menyurati PO yang bersangkutan. Apabila masih ada yang nekat, terpaksa dikandangkan sampai ban diganti yang layak. Selain ban roplakan, petugas juga masih menemukan bus yang kaca depanya pecah. Hal ini sangat membahayakan bagi penumpang dan sang sopir. Pasalnya, dengan tekanan angin yang kuat bisa mengakibatkan kaca pecah dan mengenai sopir.

Sementara itu, selama menjalankan uji kelayakan, sejumlah sopir bus dan angkudes menolak diperiksa. Para sopir beralasan mengejar setoran dan jam. Namun petugas tetap memaksa. Untuk sopir yang ketahuan tidak memiliki SIM dan surat-surat mati, langsung ditindak dengan surat tilang.

“Kita ingin berikan kenyamanan bagi pemudik, jangan sampai mereka celaka hanya karena armada tidak layak jalan,” tandasnya.

Salah satu sopir bus pedesaan yang ketahuan masih menggunakan ban roplakan, Widiyanto, mengaku sudah memberitahukan pihak perusahaan terkait hal itu. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Ketika disinggung hal itu membahayakan penumpang, Widi hanya mengiyakan.

“Saya sudah laporan ke atasan, tapi ya belum diganti,” ucapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge