0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Dihimbau Tidak Paksakan Tanam Padi

timlo.net/nanin

Petani tadah hujan mulai beralih tanam palawija,sebagian nekat tanam padi

Boyolali — Kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lama, karena terkena dampak El Nino. Distanbunhud Boyolali mengiatkan sosialisasi ke petani agar tidak memaksakan diri menanam padi. Terutama bagi petani di wilayah non irigasi teknis atau sawah tadah hujan.

“Jangan paksa tanam padi, kalau tidak ingin puso,” ujar Kepala Distanbunhud, Bambang Purwadi, Jumat (10/7).

Di Kabupaten Boyolali, lahan rawan kekeringan tersebar di beberapa kecamatan, seperti Sambi, Simo, Nogosari, Klego, Wonosegoro dan sebagian Ngemplak. Areal pertanian di daerah tersebut selama ini mengandalkan hujan. Otomatis, saat musim kemarau pasokan air terhenti. Diakui, musim tanam ke-3 ini masih banyak petani yang tanam padi.

“Padahal sudah kita anjurkan untuk tanam palawija, lebih hemat air,” tambahnya.

Beberapa tanaman palawija yang disarankan untuk ditanam di musim kemarau adalah kedelai, kacang dan jagung. Tanaman ini tidak begitu banyak memakan air, sehingga petani tidak perlu menambah biaya produksi dengan mengambil air menggunakan diesel ataupun membuat sumur pantek.

“Kalau ingin hemat ya sebaiknya tanam palawija,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge