0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dilarang Masuk Terminal, Penyedia Jasa Transportasi Geruduk DPRD

dok.timlo.net
Terminal Tirtonadi sisi barat (dok.timlo.net)

Solo – Puluhan penyedia jasa transportasi yang biasa beroperasi di kawasan Terminal Tirtonadi menggruduk DPRD Solo, Jumat (10/7). Penyedia jasa transportasi meliputi kendaraan carter, ojek dan becak itu memprotes larangan bagi mereka untuk masuk ke hall terminal.

“Sejak hari ini, UPTD Terminal melarang kami untuk masuk ke hall terminal. Padahal hall itu akses untuk bertemu penumpang yang baru turun,” kata Edi Joko Sasono, Juru Bicara Penyedia Jasa Transportasi.

Menurut Edi, pihak terminal sendiri juga belum bisa menertibkan penumpang yang turun. Sebagian penumpang tidak turun di hall, tetapi turun di luar shelter penurunan. Bahkan, ada yang turun di dekat pintu masuk. Jika para penyedia jasa transportasi dilarang masuk ke shelter atau hall semestinya UPTD bisa mengarahkan penumpang ke pangkalan para penyedia transportasi mandiri ini.

“Kalau kami tak bisa bertemu penumpang, bagaimana kami bisa menawarkan jasa ini,” kata dia.

Edi menambahkan, larangan penyedia jasa transportasi masuk ke terminal baru disampaikan Kamis (9/7) siang secara lisan. Sebelumnya, pihak terminal juga tidak melakukan sosialisasi atas larangan tersebut.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo, YF Sukasno yang menerima penyedia jasa mengatakan akan menyampaikan persoalan itu kepada Pimpinan DPRD. Sukasno akan meminta Pimpinan Dewan untuk memfasilitasi pertemuan antara UPTD dengan penyedia jasa transportasi.

“Nanti kami usulkan agar difasilitasi pertemuan supaya ada penjelasan gamblang,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge