0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Pengunduran Diri, Umar Masih Pikir-Pikir

timlo.net/Daryono

Anung-Umar

Solo — Calon Wakil Walikota (Cawawali) dari Koalisi Solo Bersama (KSB), Umar Hasyim menyatakan masih pikir-pikir apakah akan memilih maju sebagai Cawawali dengan konsekuensi mundur dari legislator ataukah mundur dari Cawawali. Wakil Ketua DPRD ini mengaku masih berkonsultasi dengan beberapa pihak.

“Sudah banyak masukan, ada yang minta maju, ada yang enggak. Semua itu masukan baik dan jadi bahan pertimbangan,” kata Umar kepada wartawan, Jumat (10/7).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanant Nasional (PAN) Solo ini melanjutkan, dirinya akan terlebih dulu melakukan konsultasi dengan KSB, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Sejauh ini, Umar juga belum bertemu dengan KSB.

Disinggung adanya perbedaan pendapat pimpinan KSB, Umar mengungkapkan hal itu sebagai hal biasa. Jangankan lintas partai, di internal partai saja sering terjadi beda pendapat.

Umar menambahkan, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan legislator mundur saat mencalonkan diri sebagai kepala daerah bisa dibilang mengejutkan baginya.

“Dalam kondisi peraturan baru, saya tidak menyiapkan itu. Kemarin kita enjoy saja, kan cukup pemberitahuan ke pimpinan. Ketika ada keputusan itu ya tentu saya akan mintai pendapat anak dan istri juga,” ujar dia.

Lebih jauh, menurut Umar, putusan MK tidak memperhatikan rasa keadilan. Seharusnya, legislator tidak disamakan dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menerima gaji dan pensiun.

“PNS kan punya gaji, pensiun. Sementara Dewan juga lembaga politik. Saya katakan justru keputusan ini tidak adil. Apa kalau gaji PNS naik, Dewan ikut naik ? Kan enggak. Namun demikian, putusan MK itu harus dihormati dan dilaksanakan,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge