0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rekam Jejak Cawali-Cawawli Solo

Rudy: Buat Apa Nutup-Nutupin Kasus

dok.timlo.net/daryono
FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Aksi sejumlah aliansi se-Kota Solo yang menanyakan rekam jejak calon walikota (Cawali) dan calon wakil walikota (Cawawali) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo, dianggap sah-sah saja. Hal itu, merupakan hak yang dimiliki masyarakat supaya mendapatkan pemimpin yang benar-benar bersih dari jeratan hukum.

“Sah-sah saja. Gak apa-apa kalau mereka ingin menanyakan ke kejaksaan. Termasuk saya, apakah tersangkut kasus Persis atau tidak,” kata Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy), saat berbincang dengan wartawan di kawasan Stadion Manahan, Solo, Kamis (9/7) malam.

Disinggung Pilkada mendatang, Rudy mengungkapkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat. Warga Solo, kata Rudy, sudah mengerti mana yang menurut mereka baik dan mana yang kurang tepat.

Lha wong Solo ki wis podo pinter kabeh (orang Solo ini sudah pandai semua) buat apa nutup-nutupin kasus. Kalau ada ya silakan dibeberkan, kalau tidak ya jangan diada-adakan,” kata Rudy.

Sebelumnya, sebanyak 24 aliansi se-Kota Solo mendatangi Kejari untuk menanyakan rekam jejak Cawali dan Cawawali yang bertarung di Pilkada pada Kamis (9/7) siang. Mereka ingin mengetahui, para Cawali yang akan bertarung apakah bersih dari jeratan hukum.

“Kita cuma pengen tahu, apakah mereka (Cawali-Cawawali) tersangkut masalah atau tidak. Gak mau dong, kita sebagai masyarakat memilih pemimpin yang ternyata tersangkut perkara,” jelas salah seorang perwakilan aliansi, Farid Umar Asegaf kepada wartawan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge