0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hasil Survei SMRC

Kinerja Menkopolhukam terburuk, Menteri Susi Terbaik

dokmerdeka.com
Kabinet Kerja (dokmerdeka.com)

Timlo.net — Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei terhadap kinerja kementerian pemerintahan Jokowi-JK. Hasilnya, kinerja Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) di bawah komando Tedjo Edhy Purdijatno paling buruk, sementara Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dipimpin Susi Pudji Astuti dinilai yang terbaik.

Kemenko Polhukam hanya mendapatkan 9,9 persen kepuasan dari responden. Disusul kementerian koordinator bidang ekonomi sebesar 10,2 persen dan Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebesar 14,9 persen. Sementara Kementerian yang dipimpin oleh Susi Pudjiastuti mendapatkan nilai terbaik yakni 25,2 persen.

Ketidakkepuasaan rakyat dengan kinerja menteri di beberapa bidang, seirama dengan keinginan Presiden Joko Widodo untuk melakukan reshuffle kabinet usai Lebaran nanti. Namun, rencana reshuffle Jokowi itu dinilai belum matang.

“Sebenarnya Jokowi belum jelas bentuk reshuffle seperti apa. Lebih baik, Jokowi menyusun agenda prioritas lebih dahulu,” kata Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan dalam diskusi kinerja presiden Jokowi: Evaluasi Publik Nasional Setahun Terpilih Menjadi Presiden di Cikini, Jakarta Pusat pada Kamis (9/7).

Menurut dia, Jokowi sebaiknya lebih dahulu menentukan agenda prioritas negara di bidang politik, ekonomi dan hukum. Setelah itu, menjalankan evaluasi kinerja kabinet.

Evaluasi menteri dapat dilakukan dua cara melalui sistem teknorasi dan politik. Tenokrasi, melihat kapasitas dan solidaritas kerja menteri menjalankan program pembangunan pemerintah. Sedangkan politik, dengan menguatkan kekuasaan politik presiden di pemerintahan.

Survei dilakukan dari 25 Mei sampai 7 Juni 2015 dengan cara wawancara tatap muka ke seluruh warga Indonesia yang mempunyai hak dalam pemilu. Metode yang digunakan yakni multistage random sampling dengan jumlah respoden capai 1.220. Margin of error 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. [rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge