0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditemukan Kikil Sapi Diduga Berformalin

timlo.net/aditya

Tim gabungan Pemkab Klaten sidak daging

Klaten — Jelang Lebaran, peredaran daging ayam suntikan mulai marak di Klaten. Hal ini terungkap saat inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan Bagian Perekonomian Setda Klaten, Kantor Ketahanan Pangan, dan Dinas Pertanian (Dispertan) di Pasar Induk Kota Klaten, Kamis (9/7).

“Sidak ini bertujuan memonitoring ketersediaan serta harga sembako. Ternyata mencukupi dan harga relatif stabil. Selain itu, kita menemukan seorang pedagang daging ayam yang kandungan air dalam dagingnya terlalu tinggi,” kata Sekda Klaten, Jaka Sawaldi, Kamis (9/7).

Dari pantauan Timlo.net, beberapa petugas langsung menyasar kios pedagang daging di Pasar Kota Klaten. Setelah diperiksa, mereka mendapati pedagang yang kedapatan menjual daging ayam suntikan. Tetapi petugas tidak melakukan penyitaan, hanya memberikan teguran agar pedagang tidak mengulanginya lagi.

Sementara, Kasi Pengembangan Usaha Bidang Peternakan Dispertan Klaten, Triyanto mengungkapkan, penemuan daging ayam rendaman tersebut memang tidak terlalu berbahaya bila dikonsumsi. Namun merugikan konsumen karena menambah berat dan mempercepat pembusukkan daging.

Selain itu, pihaknya juga menemukan pedagang kulit atau kikil sapi yang diduga mengandung zat berbahaya. Untuk mengetahui kebenarannya, sampel kikil sapi dibawa untuk uji laboratorium.

“Dilihat kasat mata, lalat tidak mau hinggap. Otomatis ada kemungkinan kandungan formalin atau boraks. Tapi, berapa persennya kita belum tahu. Yang pasti kikil sapi ini bukan berasal dari Klaten, tapi dari Magelang. Nanti setelah seminggu atau setengah bulan keluar hasil labnya, baru kita beberkan,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge