0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tanyakan Rekam Jekak Cawali-Cawawali, Aliansi Se-Solo Geruduk Kejari

timlo.net/khalik

Perwakilan Aliansi se-Solo Geruduk Kejari

Solo — Sejumlah perwakilan aliansi di Kota Solo berbondong-bondong mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo. Mereka menanyakan rekam jejak para calon walikota yang bertarung di Pilkada 2015. Kelompok ini ingin meyakinkan bahwa kedua calon walikota yang nantinya akan memimpin Kota Solo harus bersih dari berbagai kasus pidana.

“Kami dari 24 aliansi se-Kota Solo berniat ingin menanyakan ke pihak Kejari, apakah kedua calon dan pasangan yang bertarung di Pilkada nanti benar-benar bersih dan tidak cacat secara hukum,” kata Farid Umar Assegaf, salah seorang perwakilan dari aliansi tersebut, Kamis (9/7) siang.

Baik pasangan incumbent Rudy-Purnomo maupun pasangan Anung-Umar, kata Farid, semuanya ditanyakan. Tidak ada perbedaan antar satu pasangan dengan pasangan lainnya.

“Kami tidak memihak salah satu, kami tanyakan semua. Kami tidak mau, dipimpin oleh walikota maupun wakil walikota yang cacat hukum. Itu saja,” kata Farid.

Sementara,  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Solo, Didiek Djoko Ady Poerwoko diwakili Kepala Seksi (Kasi) intelejen Kejari Solo, M Rosyidin mengatakan, selama ini Kejari belum pernah menangani kasus apapun terkait calon walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Begitu juga dengan pasangannya.

Namun, berbeda dengan calon walikota, Anung Indro Susanto. Pihaknya saat ini tengah menyelidiki kasus Anggaran Belanja Tahunan (ABT) tahun 2004 yang mengakibatkan kerugian negara mencapai belasan Miliar rupiah.

“Kapasitasnya (Anung-red) masih sebagai saksi. Masih kita mintai keterangan,” kata Roshid.

Disinggung apakah status saksi dapat meningkat menjadi tersangka, Roshid nampak enggan untuk menjawabnya.

“Kita lihat prosesnya nanti,” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge