0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Ledakan Mercon Belum Bisa Dimintai Keterangan

dok.timlo.net/red
(Ilustrasi) Razia petasan (dok.timlo.net/red)

Karanganyar — Korban ledakan bahan mercon di kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Senin (6/7) lalu, hingga kini belum bisa dimintai keterangan. Pasalnya, korban sekaligus pelaku, Saidina (48), masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit swasta di Kota Solo. Sayidina mengalami luka bakar 50 persen serta kehilangan jari tangannya.

“Korban masih di rumah sakit karena mengalami luka bakar cukup parah,” kata Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto saat dihubungi wartawan, Kamis (9/7).

Dikatakan AKP Riyanto, pihaknya baru meminta keterangan Jumadi yang juga menjadi korban. Menurut keterangan Jumadi, warga Rt 4/ Rw 3 Desa Blumbang, sebelum peristiwa naas itu terjadi, sebenarnya dia bermaksud membeli buah ke rumah Saidina. Hanya saja, pada saat Jumadi memanggil pemilik rumah dari jendela, tiba-tiba ada ledakan keras. Ledakan mercon tersebut langsung mengenai Jumadi. Akibat ledakan tersebut, sebagian wajah dan tangan  Jumadi terkena semburan ledakan mercon.

“Waktu saya memanggil pemilik rumah dari jendela, tiba-tiba ada suara ledakan.Ledakan tersebut mengenai wajah dan tangan saya,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Kelurahan Blumbang, Suratno, mengungkapkan, jika Saidina memang ahli dalam meracik mercon. Menurut Suratno, setiap bulan Puasa, Saidina selalu membuat mercon.

“Informasi yang kami terima, Saidina meracik mercon untuk digunakan sendiri dan tidak untuk dijual,”terangnya.

Sebelumnya,  dua warga  RT 03/RW III Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Saidina (48) dan Jumadi (26), terkena ledakan mercon, Senin (6/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Akibatnya, kedua korban menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit yang ada di kota Solo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge