0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Merica Palsu Diduga Berbahan Semen Putih

Tim penyidik Polres Sragen saat melakukan pemeriksaan terhadap salah seorang penjual merica palsu (dok.timlo.net/agung widodo)

Sukoharjo — Merica palsu hasil temuan tim pengawas peredaran barang di Pasar Mulur awal Bulan Puasa lalu diduga berbahan dasar semen. Namun demikian, untuk memastikan perlu dilakukan uji laboratorium.

“Dari penilaian secara fisik, bahan pembuat semen putih terdapat pada merica temuan kami di lapangan. Seperti batu kapur, gypsum dan pasir besi. Namun ini baru tahap pemeriksaan awal, untuk lebih jelasnya perlu adanya uji lab,” kata Staf Farmasi Makanan dan Minuman Bidang Registrasi, informasi dan Sumber Daya Kesehatan (SDK), Dinas Kesehatan Sukoahrjo, Ahmad Fatoni, Rabu (8/7).

Meskipun dari pemeriksaan fisik baru melihat adanya kadar rendah dalam merica palsu ini, tetap membahayakan jika dikonsimsi dalam jangka panjang. Secara kasat mata, ciri-ciri fisik merica palsu ini mudah hancur dan tidak ada bau menyengat seperti merica pada umumnya.

Diduga, peredaran merica palsu oplosan dengan merica asli ini sudah beredar di pasar-pasar tradisonal di daerah pelosok. merica palsu ini cenderung dijual di bawah harga pasaran, sehingga publik harus waspada dan berhati-hati jika menemukan merica dengan harga lebih murah.

“Kalau merica asli dijual dengan harga Rp 240 ribu per kilogramnya, sedangkan merica palsu sekitar Rp 140 ribu. Masyarakat harus waspada dengan melihat ciri-cirinya, kalau ragu sebaikanya tidak dibeli atau dikonsumsi,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge