0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anung Sebagai Cawali, Kasus ABT Rawan Dimainkan Lawan Politik

timlo.net/daryono

Anung Indro Susanto

Solo — Pencalonan Anung Indro Susanto sebagai Calon wakil Walikota dari Koalisi Solo Bersama (KSB) dinilai sangat rawan. Mengingat, Anung saat ini masih menghadapi pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus Anggaran Belanja Tahunan (ABT) Pemkot Solo tahun 2004.

Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Solo, M Rosyidin, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Solo, Didiek Djoko Ady Poerwoko mengatakan dalam kasus ABT status Anung masih saksi. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan status Anung akan meningkat.

“Belum ada pemerikasan lagi, sementara data dari saksi cukup untuk kasus ABT,” ujar Rosyid saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Rabu (8/7) siang.

Sementara, Pengacara Solo, M Taufiq menilai posisi Anung sangat rawan dimainkan lawan politiknya. Mengingat, posisinya sebagai saksi dalam kasus ABT dapat ditingkatkan sewaktu-waktu oleh pihak Kejari.

“Intinya agak riskan saja, pencalonan beliau sebagai calon Walikota,” terang Taufiq saat ditemui wartawan disela kegiatan buka bersama Ikatan Motor Surakarta (Ikosa).

Disinggung tidak terpilihnya dirinya mendampingi Anung, Taufiq mengaku tetap optimis. Dia mengatakan rekomendasi yang diajukan KSB bisa dimentahkan oleh pusat.

“KSB tidak bisa terlepas dari DPP. Selama ini sepertinya tidak nyambung. Meskipun sudah dicalonkan kalau DPP tidak ACC tidak bisa, yang diputuskan sekarang akan dilihat DPP dulu,” tandas Taufiq.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge