0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bawa 2 Paket Ganja, Desainer Grafis Diringkus Polisi

Tersangka dimintai keterangan polisi (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Satuan Narkoba Polres Karanganyar berhasil meringkus dua orang pemakai ganja di jalan Karanganyar – Mojogedang, Jumat (26/6) lalu. Dua paket ganja kering ditemukan di tas pinggang milik salah satu tersangka.

“Informasi dari masyarakat kami tindaklanjuti dengan penyelidikan. Benar saja kami menangkap basah salah satu tersangka,” kata Kasubag Humas Polres Karanganyar AKP Suryo Wibowo kepada wartawan saat gelar perkara, Rabu (9/7).

Dikatakan AKP Suryo Wibowo, setelah melakukan penyelidikan, tim Satnarkoba Polres Karanganyar melakukan pengejaran terhadap tersangka di jalan Karanganyar – Mojogedang. Tersangka berinisial AP (25) seorang desainer grafis, warga Papahan, Tasikmadu berhasil ditangkap di Dukuh Sanggrahan, Desa Delingan, Karanganyar.

“Dari tas pinggang tersangka, didapati 2 paket ganja kering, terdiri dari daun, batang dan biji,” kata Kasubag Humas.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain paket ganja pertama dengan berat 6,94 gram sedangkan paket ganja kedua dengan berat 1,21 gram, 4 kertas lintingan. Kedua paket dikemas dalam plastik dengan total berat 8,15 gram.

“Pengakuan tersangka kedua paket itu akan dikonsumsi sendiri,” katanya.

Dari pengembangan kasusnya, kata AKP Suryo, polisi kembali menangkap AW (20) seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Sukoharjo. Tersangka merupakan teman tersangka PS. Keduanya sering menggunakan barang haram itu bersama-sama. Bahkan ganja itu merupakan milik AW.

“Keduanya diancam. Pasal 111 ayat 1 KUHP dan UU no 35 th 2009 ttg narkotika dengan ancaman hukuman penjara sedikitnya 4 tahun maksimal 12 tahun. Dan dengan denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar,” jelas AKP Suryo.

Sementara itu, tersangka PS mengaku menggunakan ganja untuk meningkatkan imajinasi saat membuat sebuah desain. Dirinya mengaku sudah setahun terakhir mengonsumsi Narkoba jenis ganja itu, namun ia enggan mengatakan asal barang haram tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge