0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Karanganyar Kekurangan Mobil Pemadam Kebakaran

(Ilustrasi) Petugas pedamkan kebakaran (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Kabupaten Karanganyar hanya memiliki 2 mobil pemadam kebakaran (PMK) dan satu mobil tanki penyuplai air. Dengan luasan wilayah saat ini jumlah itu dirasa sangat kurang dan butuh tambahan beberapa mobil PMK lagi.

‪”Selama ini kalau kesulitan, kita meminta bantuan dari daerah lain. Ada koordinasi yang disebut Karisma Pawitandirogo (Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Pacitan, Magetan, Ponorogo, Ngawi). Tahun depan kita mengajukan pengadaan mobil damkar baru,” terang Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar, Titis Sri Jawoto kepada wartawan, Rabu (8/7).

Titis menambahkan, selama ini pihaknya terus meminta tambahan armada mobil PMK kepada pemerintah kabupaten namun hingga saat ini belum ada realisasinya.

“Kami sudah berkali-kali mengajukan penambahan tapi belum ada realisasi,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi upaya cegah dini terjadinya kebakaran. Berdasarkan survei yang dilakukan, kebakaran didominasi karena konsleting arus listrik. Untuk itu masyarakat patut mengantisipasi dini dengan mengecek sistem instalasi listrik secara berkala. Terutama bagi pemukiman padat dan kawasan pabrik. Kemudian ditambah cuaca terik turut menambah potensi kebakaran semakin tinggi.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran, korsleting mendominasi penyebab kemunculan si jago merah, utamanya di kawasan industri,” jelasnya.

Faktor lain, sebagian pabrik di Karanganyar belum menerapkan sistem standar penanggulangan dini bahaya kebakaran. Meski seluruhnya sudah memiliki alat pemadan api ringan (APAR), namun baru sedikit yang paham cara penggunaan dan perawatan.

“Tabung APAR juga punya tanggal kedaluwarsa. Setelah digunakan juga harus diisi,” jelasnya.

Dari catatan Timlo.net, selama memasuki kemarau, sudah terjadi enam kebakaran. Diawali kebakaran di pabrik PT Agung Wisateks, Kebakkramat, (17/6). Kemudian disusul kebakaran kebun tebu di Colomadu dan kebakaran home industry malam Karangpandan. Rabu pekan lalu, pabrik pengolahan kayu di Dukuh Suwareng RT 02/ RW 10 Dusun Tawun, Desa Tunggulrejo, Jumantono ludes terbakar. Kemudian disusul ledakan tabung gas LPG 3 kg di Ngargoyoso.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge