0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

3 Kecamatan di Karanganyar Rawan Kebakaran

(Ilustrasi) Korban kebakaran (dok.timlo.net/nanang rahadian)
Karanganyar — Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar mulai mewaspadai ancaman kebakaran. Kerawanan kebakaran paling banyak di pemukiman padat penduduk. Selain itu, beberapa kawasan industri di Kecamatan Jaten, Kebakkramat dan Gondangrejo juga perlu diwaspadai.”Paling banyak menjadi pemicu kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Nugroho kepada wartawan, Rabu (8/7).

‪Untuk menghindari kejadian kebakaran, lanjut Nugroho, pihaknya selalu melakukan sosialisasi bahaya kebakaran kepada seluruh pemilik industri. Mereka diminta meningkatkan proteksi dini bahaya kebakaran. Termasuk, mengecek kondisi alat pemadam api ringan (APAR), hydrant serta peralatan pemadaman api lainnya.

“Paling tidak kondisi APAR selalu siap pakai,” kata Nugroho.

‪Terkait penanganan kebakaran di kawasan industri, Nugroho mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemadam kebakaran di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Pihaknya juga menyiagakan relawan untuk membantu proses evakuasi bencana kebakaran.‬

‪Selain itu, kawasan perhutanan juga rawan terbakar. Apalagi wilayah Kabupaten Karanganyar dikelilingi hutan di sekitar kaki Gunung Lawu. Saat musim kemarau ini, Gunung Lawu diminati banyak pendaki gunung. Mereka diminta tidak memancing penyebab kebakaran. Ditambahkan, musim kemarau selalu dibarengi dengan hembusan angin kencang. Percikan api sekecil apapun rawan menjadi kobaran api yang besar.‬

‪”Kondisi hutan di musim kemarau kering, sehingga sangat rentan sekali kebakaran. Jadi jangan asal membakar apa pun di sekitar hutan. Kalau merokok, pastikan puntung rokoknya benar-benar mati,” pintanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge