0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo, Ketika Calon Berebut Suara Lewat Media Sosial

timlo.net/Daryono

Anung (tengah) bersama KSB

Solo – Media sosial menjadi lirikan tersendiri bagi calon walikota (Cawali) dan calon wakil walikota (Cawawali) untuk mendekati pemilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada). Terbukti, dua pasangan Cawali dan Cawawali sama-sama meluncurkan website.

Selasa (7/7), Cawali Koalisi Solo Bersama (KSB), Anung Indro Susanto meluncurkan website www.solobersama.com. Anung yang sebelumnya tidak memiliki akun twitter dan facebook ini juga merilis akun twitter @masanungsolo, dan facebook, Anung Indro Susanto.

“Harapannya media sosial ini bisa menjadi sambung rasa dan media interaksi saya dengan masyarakat. Intinya bagaimana kami mendapat masukan dalam rangka perbaikan Solo ke depan,” kata Anung di sela peluncuran website.

Anung mengelola website dan akun media sosial bersama tim yang ia bentuk. Ia pun kini harus belajar membuat tweet dan aktif di media sosial. Anung menyadari, media sosial penting untuk mendekatkan dirinya dengan pemilih.

“Dari survei yang telah dilakukan, media sosial punya pangsa sendiri. Cukup besar suara yang bisa dipengaruhi dari media sosial. Kisarannya sekitar 25 persen,” tutur dia.

Sebelumnya, partai pengusung Cawali FX Hadi Rudyatmo dan Cawawali Achmad Purnomo, PDIP juga merilis website www.pilkadasolo.com.

“Tidak sekedar media pemenangan, website ini harapannya bisa menjadi edukasi politik bagi masyarakat,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Solo, Putut Gunawan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge