0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terlalu Banyak Aturan Memicu Anak Nakal

timlo.net/eko prasetyo

Muslimah Zaenal Arfin Adnan

Solo – Kepala Sekolah Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Alam Muhammadiyah Surya Mentari, Muslimah Zaenal Arfin Adnan menyatakan, pada dasarnya semua anak itu hebat. Hebatnya dimana adalah pekerjaan guru untuk mencari dan mendidik kehebatan yang dimilikinya.

“Dengan dibebaskannya anak dalam berpikir, otak anak bisa berkembang lebih luas, seperti berkembang akademis, agamis, berwiraswasta, pinter, tetapi luwes,” ujar Muslimah saat berbicara tentang pengembangan KB/TK bernuansa alam, di Solo.

Dalam mengembangan lembaga pendidikan usia dini, seperti KB/TK Alam Muhammadiyah Surya Mentari Solo, Muslimah menginginkan tampilan sekolah seperti KB/TK Alam Surya Mentari menjadikan siswa yang agamis, berakhlaq dan pinter, serta jangan dijauhkan dari alam, tetapi selalu berdekatan dengan alam.

“Bumi, air dan seisinya alam semesta adalah sumber belajar. Itulah kenapa saya punya obsesi sekolah alam,” ujarnya.

Muslimah mengaku sebelum mendirikan sekolah, sempat melihat sekolah-sekolah di berbagai negara manca. Terutama mempelajari kenapa sekolah di luar negeri lebih cepat bisa berkembang. Ternyata tidak banyak aturan yang mengikat yang membelenggu anak dalam belajar.

“Kenapa siswa kita selalu ketinggalan, karena banyak aturan. Terlalu banyak aturan memicu anak nakal,” ujarnya.

Sesudah itu, kata Muslimah, yang disalahkan anaknya. Anak tidak boleh disalahkan, sebetulnya yang salah adalah guru dan orang tuanya yang tidak bisa mengajari.

“Makanya untuk mendidik dan mengajar anak itu harus kreatif dan berinovasi. Dibikin menyenangkan sesuai yang dibutuhkan dalam memacu kecerdasan,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge