0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

APBD-P Solo, Pendapatan Diproyeksikan Naik Rp 5,2 Miliar

dok.timlo.net/daryono
Anggota Banggar DPRD Solo, Supriyanto (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Proyeksi pendapatan dalam Rancangan APBD Perubahan 2015 dinaikkan sebesar Rp 5,2 miliar. Kenaikan pendapatan itu ditarget berasal dari beberapa sektor yakni retribusi pasar, pajak dan penghapusan aset.

Hal itu mengemuka dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA PPAS) APBD-P 2015, Senin (6/7) di gedung dewan.

“Proyeksi kenaikan pendapatan ditetapkan naik sebesar Rp 5,2 miliar. Dari total pendapatan semula 1,580 triliun menjadi 1,586 triliun,” kata anggota Banggar DPRD Solo, Supriyanto kepada wartawan, Selasa (7/7).

Dijelaskannya, kenaikan pendapatan Rp 5,2 miliar diperkirakan berasal dari retribusi pasar Rp 3 miliar, Pajak Bumi Bangunan (PBB) Rp 500 juta, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp 1 miliar dan pendapatan lain-lain yang sah. Diantaranya penghapusan aset eks Pasar Klewer, sekolah dan kelurahan sebesar Rp 617 juta.

Supriyanto melanjutkan, dinaikkannya proyeksi pendapatan lantaran adanya objek PBB yang dalam pendataannya belum optimal. Pendapatan BPHTB juga bisa lebih ditingkatkan melihat tren di masyarakat.

“Untuk retribusi pasar penambahan dari Pasar Gilingan yang sudah mulai ditarik lagi. Sementara retribusi Pasar Klewer sebesar Rp 2,9 miliar tidak dimasukkan karena kondisinya darurat akibat kebakaran sehingga retribusinya digratiskan,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge